Kompas.com - 25/11/2022, 12:31 WIB

KOMPAS.com - Masih berkutat pada “drama” PHK di Twitter. Kali ini, CEO Twitter, Elon Musk dikabarkan melakukan pemecatan terhadap salah satu pimpinan perusahaan, yaitu kepala tim penjualan iklan Twitter, Robin Wheeler.

Pemecatan Wheeler menurut dua narasumber yang dipastikan mengetahui masalah ini, dilatarbelakangi oleh sikap Wheeler yang menentang keputusan Musk untuk mem-PHK karyawan dari divisinya.

Baca juga: Mantan Karyawan Twitter, Dipecat Elon Musk, Diincar Perusahaan Lain

Dengan keluarnya Wheeler dari perusahaan, ini membuat divisi penjualan iklan Twitter tidak lagi tersisa satu orang pun, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari MSN, Jumat (25/11/2022).

Bio di akun Twitter pribadi Wheeler (handle @robinw) sekarang tertulis “proud Ex-Twitter Sales Exec” (artinya “bangga (menjadi) Ex-Twitter Sales Executive”).

Ia juga mengunggah sebuah cuitan yang berbunyi “Kepada tim dan klien saya. Anda selalu menjadi satu-satunya prioritas saya”. Cuitan tersebut disertai emoji memberi hormat (salute), sebuah simbol yang kerap digunakan karyawan Twitter yang terdampak PHK.

Keputusan Musk memecat petinggi Twitter tersebut tampaknya terlihat “labil”. Sebab, pada 10 November lalu, Wheeler merupakan salah satu petinggi yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan.

Baca juga: Elon Musk Sebut Indonesia dalam Rapat Twitter, Soal Apa?

Namun, keputusan tersebut ditolak, Musk membujuknya untuk tetap bekerja di perusahaan. Satu minggu setelahnya, CEO Twitter baru itu berubah pikiran dan memutuskan untuk memecat Wheeler hanya karena dirinya menolak memecat lebih banyak karyawan.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Twitter ataupun Wheeler sendiri. Posisi kepala tim penjualan iklan pun digantikan oleh mantan wakil presiden Twitter untuk wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber MSN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.