Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Hal Ini Hanya Bisa Dilakukan Admin Komunitas di WhatsApp

Kompas.com - 26/11/2022, 19:16 WIB

KOMPAS.com - Awal November ini, WhatsApp resmi menggelontorkan fitur Community (Komunitas) di aplikasinya. Fitur Komunitas ditandai dengan ikon tiga orang karakter yang muncul di samping tab Chats.

Seperti namanya, Community atau Komunitas merupakan fitur yang dapat menghubungkan beberapa grup yang sesuai dengan minat atau topik berkaitan menjadi satu grup besar.

Bedanya dengan grup WhatsApp terletak pada interaksi yang dilakukan. Grup WhatsApp memungkinkan anngotanya untuk saling berkirim pesan, berkomentar secara bebas, sedangkan Community WhatsApp bersifat satu arah.

Hal ini dikarenakan komunitas tersebut diatur dan “diketuai” oleh admin. Hanya admin Community saja yang dapat mengirimkan pesan kepada seluruh anggotanya. Bisa dibilang fitur Komunitas ini cocok untuk mengirim pengumuman-pengumuman tertentu.

Baca juga: Muncul Tab Komunitas di WhatsApp, Apa Kegunaannya?

Selain itu, admin juga dapat memilih grup mana saja yang ingin dijadikan bagian dari Komunitas tersebut. Selain menambahkan grup lain ke dalam Komunitas, admin juga dapat menghapus grup dari Komunitas tersebut.

Nah, berikut ini adalah empat hal yang hanya bisa dilakukan admin Komunitas atau Community di WhatsApp, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari halaman resmi Whatsapp, Sabtu (26/11/2022).

1. Mengangkat dan memberhentikan admin lain

Seorang admin Komunitas dapat mempromosikan hingga memberhentikan atau menambah anggota komunitas lainnya sebagai admin. Admin juga dapat mengatur dan mengelola informasi komunitas, seperti nama grup, deskripsi, foto profil, dan sebagainya,

2. Menambah dan menghapus grup

Seperti admin grup WhatsApp pada umumnya, pengelola grup pun dapat memilih grup mana saja yang ingin digabung ke dalam grup besar. Apabila ada grup kecil dalam Komunitas yang dirasa ingin dihapus, admin pun dapat melakukan hal tersebut.

Ringkasnya, admin dalam melakukan manajemen grup dengan membentuk grup baru, menambahkan grup yang sudah ada, hingga menghapus grup dari komunitas.

3. Moderasi anggota

Selain dapat memanajemen grup-grup kecil yang ada, admin juga dapat melaporkan dan menghapus peserta yang melanggar atau dianggap mengganggu grup. Misalnya, peserta yang menggunakan kata-kata kasar, mengandung SARA, pornografi, dan sebagainya dapat dihapus/dikeluarkan dari Komunitas.

Baca juga: Cara Membuat dan Bagikan Link Grup WhatsApp Komunitas

4. Menonaktifkan komunitas

Jika Komunitas yang sudah dibentuk ingin dinonaktifkan, hal tersebut dapat dilakukan oleh admin. Namun, perlu dicatat bahwa hanya admin yang dapat menonaktifkan Komunitas yang sudah dibentuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Software
Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Software
Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.