Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masalah Anak Kecanduan Game di China Berkurang berkat Aturan Ini

Kompas.com - 27/11/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Asosiasi industri game China mengumumkan bahwa tingkat kecanduan game di negaranya perlahan menurun. Pencapaian ini merupakan hasil dari kebijakan ketat pembatasan waktu bermain game bagi anak di bawah umur di Negeri Tirai Bambu.

Menurut komite penerbitan game dari Asosiasi Audio-Video dan Digital Publishing China, lebih dari 75 persen gamer di bawah usia 18 tahun sudah membatasi jam bermain mereka menjadi hanya tiga jam dalam seminggu.

"(Hasil menunjukkan) Masalah kecanduan game anak di bawah umur pada dasarnya telah terpecahkan," demikian kutipan laporan yang dirilis asosiasi itu.

Durasi itu sendiri kurang lebih sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh otoritas terkait. National Press and Publication Administration (NPPA) yang juga bertanggungjawab atas lisensi video game di China pada Agustus tahun lalu menetapkan batasan waktu bermain game bagi anak di bawah usia 18 tahun.

Baca juga: Belanda Batasi Penggunaan Google Chrome di Sekolah, Ada Apa?

Batasannya yaitu mereka hanya boleh bermain game antara pukul 20.00-21.00 pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional.

Dalam laporan yang sama juga disebutkan bahwa 85 persen dari ribuan orang tua yang terlibat dalam survei menyatakan vahwa mereka setuju mengawasi anak-anak ketika bermain video game.

72 persen responden juga menyatakan bahwa pemainan video tidak mempengaruhi pelajaran anak-anak di sekolah maupun kehidupan mereka sehari-hari.

15 persen responden atau orang tua mengatakan bahwa anak-anak mereka diam-diam menambah akun game oline. Meski demikian, persentasenya turun dibanding 28,6 persen pada tahun lalu.

Alihkan waktu ke TikTok

Meski durasi main game remaja China berkurang, laporan itu menunjukkan bahwa 65 persen anak di bawah 18 tahun beralih ke aplikasi video pendek seperti Douyin, aplikasi TikTok versi China atau Kuaishou Tech untuk menghabiskan waktunya.

Baca juga: YouTube Rilis Fitur Baru untuk Batasi Tontonan Anak Usia Remaja

Kedua aplikasi itu sendiri turut memasang "mode anak muda" sejak tahun 2019. Mode ini ketika diaktifkan, akan memerlukan pemeriksaan identitas serta kontrol dari orang tua.

Di China, anak-anak di bawah 18 tahun juga dilarang memakai kedua aplikasi video pendek itu antara pukul 22.00 - 06.00.

Selain itu, orang tua bisa mengatur batasan tip yang mungkin diberikan oleh anaknya di Douyin atau Kuaishou Tech, dihimpun KompasTekno dari South China Morning Post, Minggu (27/11/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Chat Telegram Bisa Dipakai Ngobrol secara Anonim, Begini Caranya

Software
Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Ini Daftar Pemain RRQ Hoshi untuk MPL ID Season 11

Software
Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Daftar 7 Situs Web untuk Download Template PPT Gratis

Software
[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan Iptek bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.