Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengertian Algoritma Pencarian dan Jenis-jenisnya

Kompas.com - 02/12/2022, 17:15 WIB
Penulis Soffya Ranti
|

KOMPAS.com - Sebagian pengguna internet mungkin saja pernah menelusuri suatu hal di internet dan berulang kali memasukkan kata kunci, namun tidak menemukan apa yang dicari. Hal tersebut menunjukkan bahwa kata kunci yang dimasukkan kurang tepat, sehingga apa yang disajikan oleh mesin pencari tidak akurat.

Kemungkinan lainnya yang bisa terjadi adalah konten yang Anda cari tidak memiliki kata kunci spesifik, sehingga algoritma pencarian juga tidak dapat menyajikan data yang relevan.

Algoritma pencarian inilah yang menentukan penting tidaknya suatu halaman web dan kontennya. Lantas apa yang dimaksud dengan algoritma pencarian? Berikut KompasTekno telah merangkum pengertian algoritma pencarian beserta jenis-jenisnya.

Baca juga: Algoritma Diubah, Aplikasi Apple Bakal Jarang Muncul di App Store

Pengertian algoritma pencarian

Algoritma pencarian adalah formula unik yang digunakan mesin pencari untuk mengambil informasi spesifik yang disimpan dalam struktur data. Algoritma pencarian inilah yang menentukan penting tidaknya suatu halaman web dan kontennya.

Dalam ilmu komputer, tingkat kecepatan sebuah aplikasi terletak pada ketepatan penggunaan algoritma pencarian. Algoritma pencarian yang terdapat dalam mesin pencari menggunakan kata kunci untuk menangkap semua data yang ada.

Efisiensi algoritma pencarian diukur dengan sebanyak apa perbandingan kunci pencarian dilakukan. Notasi yang digunakan dalam algoritma pencarian adalah O(n), dimana n adalah jumlah perbandingan yang dilakukan.

Jenis-jenis algoritma pencarian

Terdapat beberapa jenis algoritma pencarian yang paling banyak digunakan saat ini diantaranya adalah sebagai berikut.

Jenis algoritma ini bekerja dengan menemukan elemen dalam daftar dengan memeriksa secara berurutan setiap elemen daftar hingga menemukan kecocokan atau menyelesaikan pencarian di seluruh daftar.

Algoritma pencarian linear dinilai tidak praktis, karena tingkat kecepatannya yang lambat.
Akan tetapi, ini bisa menjadi pilihan yang baik jika diterapkan dalam kumpulan data yang kecil.

Hal ini dikarenakan sekelompok data yang kecil tidak memerlukan penyortiran data terlebih dahulu. Jika Anda memiliki sekelompok data yang cukup besar, penggunaan algoritma dan skema pencarian biner jauh lebih cepat dibandingkan dengan algoritma pencarian linear.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.