Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER TEKNO] Google PHK 12.000 Karyawan | Kabar Baik untuk Bisnis Chip | Harga Samsung Galaxy S22 Terbaru

Kompas.com - 23/01/2023, 07:00 WIB

KOMPAS.com - Google menjadi perusahaan teknologi terbaru yang akhirnya ikut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai mengumumkan langsung pemangkasan terhadap 12.000 karyawannya.

Berita ini menjadi salah satu topik terpopuler kanal KompasTekno, Minggu (22/1/2023).
Selain kabar "duka" dari Google, ada kabar lain yang cukup melegakan dari bisnis chipset.

Krisis kelangkaan chipset yang menghantam industri teknologi sejak awal pandemi, diprediksi akan berakhir mulai tahun ini. Ada pula berita soal update harga Samsung Galaxy S22 series yang kini lebih murah, dibanding harga peluncurannya.

Selengkapnya, berikut rangkuman berita teknologi terpopuler KompasTekno sepanjang Minggu (22/1/2023).

Baca juga: [POPULER TEKNO] Spesifikasi Samsung Galaxy A14 5G Lengkap | Fitur Baru Instagram untuk Usir Anxiety | Seberapa Cepat Internet di Indonesia?

Google PHK 12.000 karyawan

CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai mengumumkan PHK dalam sebuah blog resmi Google. Pichai mengumumkan, manajemen Google harus memangkas sekitar 12.000 karyawan atau kira-kira 6 persen dari total karyawan Google yang ada di seluruh dunia.

Pichai mengatakan bahwa ini adalah keputusan yang sulit, dan Google terpaksa melakukan PHK karena kondisi ekonomi global yang tak menentu dan tak sesuai prediksi perusahaan.

Lantas, apa saja hak yang didapat karyawannya? Pengumuman Pichai mengenaik PHK Google bisa disimak di artikel "CEO Google Umumkan PHK 12.000 Karyawan".

Baca juga: Menjajal Asus Vivobook 13 Slate OLED, Laptop Lepas-Pasang dengan Layar Apik

Krisis kelangkaan chipset diprediksi akan berakhir

Krisis kelangkaan chipset sudah menghantam industri teknologi sejak awal pandemi, tepatnya sekitar tahun 2020 lalu. Penyebab utamanya tak lain adalah pasokan komponen utama chip yang terhambat, sebagai efek dari pembatasan dan peraturan terkait pandemi Covid-19 di berbagai wilayah, terutama di China.

Pada 2022 kemarin, kelangkaan chip tampaknya merupakan tantangan terberat industri teknologi, dan masa-masa sulit itu diyakini tak akan terjadi dua kali di masa depan.

Bahkan memasuki 2023, masalah kelangkaan chip diprediksi bakal pulih secara perlahan.
Prediksi selengkapnya bisa disimak di artikel "Kabar Baik untuk Bisnis Chip, Masa Kelangkaan Itu Sudah Lewat".

Baca juga: MacBook Pro M2 Pro dan M2 Max Muncul di Situs Apple Indonesia, Ini Bocoran Harganya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.