Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Tahun Diblokir, Akun Instagram dan Facebook Donald Trump Akan Dipulihkan

Kompas.com - 26/01/2023, 08:41 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan induk Facebook dan Instagram, Meta mau membuka blokir akun mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam beberapa minggu ke depan. Dengan begitu, Trump nantinya diperbolehkan menggunakan akun Facebook dan Instagram miliknya kembali.

Untuk menyegarkan ingatan kembali, akun Facebook dan Instagram Trump dibekukan selama dua tahun terhitung sejak 7 Januari 2021.

Musababnya, ketika itu, Trump dinilai memprovokasi kekerasan dan mengamini tindakan para perusuh di Gedung Capitol, Amerika Serikat, awal Januari lalu. Alhasil, Facebook menilai Trump berpotensi memicu kekerasan lebih lanjut jika dia dibiarkan bercuap-cuap. Sehingga, jejaring sosial raksasa itu memblokir akun Trump.

Nah, bila hitung, pada 7 Januari 2023 ini, masa pemblokiran akun Facebook dan Instagram Trump telah berakhir.

Meta pun berniat untuk memulihkan akun media sosial Trump. Keputusan Meta tersebut diumumkan melalui sebuah posting di laman resmi Meta Newsroom.

"Kami akan mengaktifkan kembali akun Facebook dan Instagram Trump dalam beberapa minggu mendatang. Namun, kami melakukannya dengan pagar pembatas baru untuk mencegah pelanggaran berulang," tulis VP of Global Affairs Facebook Nick Clegg di laman Meta Newsroom.

Baca juga: Donald Trump Gugat Facebook, Twitter, dan Google gara-gara Tak Boleh Main Medsos

Bila kembali menggunakan Facebook dan Instagram, Donald Trump harus tunduk pada kebijakan baru Meta seputar pembatasan akun tokoh publik selama kerusuhan sipil.

Berdasarkan kebijakan tersebut, Meta dapat memutuskan untuk membatasi akun figur publik yang melanggar standar komunitasnya untuk jangka waktu mulai dari satu bulan hingga dua tahun.

Trump juga akan tunduk pada protokol kebijakan krisis, yang diperkenalkan Meta pada bulan Agustus. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan risiko bahaya yang terjadi dari tindakan atau ucapan tokoh publik di dalam dan di luar platform.

Nantinya, Meta akan mengevaluasi apakah tindakan dan ucapan tokoh publik, dalam kasus ini Donald Trump berpotensi membahayakan publik dan perlu dijatuhi sanksi lagi atau tidak.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.