Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiket Booster Hilang di Satu Sehat Mobile, Apakah Masih Bisa Vaksin? Ini Penjelasan Kemenkes

Kompas.com - 02/03/2023, 15:15 WIB
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Penulis

KOMPAS.com - Di hari kedua transformasi PeduliLindungi ke Satu Sehat Mobile atau SatuSehat, pengguna mendapati kendala baru. Sejumlah pengguna mengaku undangan atau tiket vaksin booster mereka hilang atau tidak muncul di aplikasi Satu Sehat.

Padahal, sebelumnya mereka sudah mendapatkan undangan vaksin booster, baik pertama atau kedua di aplikasi PeduliLindungi, sebelum dilebur ke Satu Sehat. Beberapa pengguna mengeluhkan hal tersebut di platform Twitter.

"Min (Admin), dulu di PeduliLindungi ada undangan booster kedua, di yang baru (Satu Sehat) undangannya malah enggak ada," twit salah satu pengguna Twitter.

Beberapa anggota tim dari KompasTekno juga mengalami kendala serupa. Tiket vaksin booster kedua yang sebelumnya muncul di PeduliLindungi, justru tidak muncul di Satu Sehat Mobile.

Baca juga: Pengguna Satu Sehat Mobile Keluhkan Gagal Download Sertifikat Vaksin dan Hilangnya Tiket Booster

Beberapa pengguna juga menanyakan, apakah memungkinkan untuk melakukan vaksin apabila tiket booster belum muncul di Satu Sehat Mobile.

"@PLindungi mohon infonya. Jika mau vaksin booster 2, tapi tiket vaksin booster 2 belum muncul di aplikasi SatuSehat, apakah bisa vaksin menggunakan tiket vaksin booster 2 yang dulu pernah diunduh dan disimpan dari aplikasi PeduliLindungi?" tanya salah satu pengguna Satu Sehat di Twitter.

Hal senada juga ditanyakan oleh pengguna Twitter lain.

"Tiket booster kedua enggak ada, min (admin). Tadinya di PeduliLindungi sudah ada. Kalau mau booster kedua jadinya bagaimana?" twitnya.

Tetap bisa vaksin

Staf Ahli Teknologi Kesehatan sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji mengatakan masyarakat tetap bisa melakukan vaksin booster meskipun tiket atau undangannya belum muncul di aplikasi Satu Sehat.

Asalkan, pengguna sudah memenuhi syarat untuk melakukan booster, yakni berusia 18 tahun ke atas dan jeda minimal enam bulan dari vaksin sebelumnya. Masyarakat cukup datang ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa perlu menunjukkan tiket booster.

"(Masyarakat) bisa langsung datang ke fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan). Disimpan kartu vaksinnya agar setelah tiket vaksin muncul dapat diinputkan ke PCare BPJS dan muncul di Satu Sehat Mobile," kata Setiaji melalui pesan singkat kepada KompasTekno.

Baca juga: Beda dengan PeduliLindungi, Ini Cara Cek Sertifikat Vaksin di Satu Sehat Mobile

Untuk mengakses PCare BPJS dan melakukan input data vaksin Covid-19, bisa masuk melalui laman berikut. Setiaji juga mengatakan, saat ini beberapa tiket booster sudah muncul di aplikasi Satu Sehat.

"(Tiket vaksin booster kedua Covid-19) sudah muncul bertahap," kata Setiaji.

Masyarakat bisa mengecek secara berkala apakah tiket booster sudah muncul atau belum.
Cara mengecek tiket booster di apliaksi Satu Sehat adalah sebagai berikut:

Cara cek tiket booster di Satu Sehat

  • Buka aplikasi Satu Sehat.
  • Klik menu "Vaksin dan Imunisasi".
  • Pilih menu "Tiket vaksin".
  • Klik profil pengguna.
  • Nantinya, akan muncul undangan atau tiket booster yang bisa diberikan ke fasyankes ketika hendak vaksin.

Bukan satu-satunya kendala Satu Sehat

Tidak munculnya tiket vaksin bukan satu-satunya kendala aplikasi Satu Sehat. Di hari pertama, masyarakat juga mengalami gagal login setelah update dari aplikasi PeduliLindungi ke Satu Sehat.

Masyarakat juga mengeluh tidak bisa mengunduh sertifikat vaksin di Satu Sehat. Ada pula yang mengaku sertifikai vaksinnya sempat tidak muncul di aplikasi tersebut. Pengguna lain juga mengaku data sertifikatnya tidak sama dengan data mutakhir yang ada di PeduliLindungi.

Menanggapi bebagai kendala ini, Setiaji mengatakan proses migrasi dari PeduliLindungi ke Satu Sehat, memerlukan sinkronisasi dengan berbagai sistem penyelenggara elektronik.

Baca juga: Kemenkes Ungkap Penyebab Sulit Login Aplikasi Satu Sehat

Setiaji mengatakan, beberapa kendala sudah teratasi, seperti proses login yang sempat gagal dan hilangnya sertifikat vaksin.

"Kemarin siang kendalanya sudah teratasi, khususnya untuk login. Sedangkan untuk sertifikat vaksin juga sudah muncul di Satu Sehat," ujar Setiaji.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com