Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

YouTuber Ungkap Pendapatan Sebulan dari Video Shorts

Kompas.com - 03/03/2023, 11:41 WIB
Caroline Saskia,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - YouTuber dimungkinkan untuk monetisasi konten video pendek, Shorts, per 1 Februari lalu. Lantas, berapa penghasilan yang bisa didapat YouTuber dari konten Shorts?

Salah satu YouTuber kenamaan bernama Zach King pun berbagi jumlah pendapatan yang ia terima dari konten Shorts.

Pendapatan yang diraupnya diungkap melalui akun Twitter dengan handles @zachking dengan menyertakan gambar tangkapan layar (screenshot).

Baca juga: Video YouTube Shorts Bisa Diduitin Mulai 1 Februari

Dari laporan tersebut, King memiliki jumlah views sebanyak 196,4 juta dan menerima keuntungan sekitar 2.918 dollar AS (Rp 44,61 juta, kurs Rp 15.290).

Hasil yang didapatkan tidak bisa dikatakan sebagai “keuntungan”. Sebab, per 1.000 views (penonton) hanya dihitung 0,02 dollar AS (Rp 305,81 rupiah) saja.

Kendati begitu, King menilai bahwa keuntungan yang dihasilkan ini jauh lebih menguntungkan ketimbang monetisasi konten di TikTok ataupun Instagram.

“Bulan pertama di program #YouTubeShorts sudah usai, inilah pendapatan saya. Sebagai konteks, (angka) ini dua kali lebih baik dibanding monetisasi di TikTok dan jauh lebih baik daripada monetisasi di Instagram,” tulis King.

Baca juga: Durasi Musik YouTube Shorts Diperpanjang hingga 60 Detik

Tak sebanding?

Terlepas dari hal itu, King berusaha “tutup mata” bahwa sebenarnya hasil yang ia terima tidak sebanding dengan jumlah views yang ia dapatkan.

Ia berusaha melihat dari sisi positif. Bahkan, ia juga optimis bahwa program monetisasi di YouTube bakal tumbuh positif dan menguntungkan YouTuber.

“Ketika saya melihat (jumlah views) yang nyaris 197 juta per bulan. Saya tidak melihat pendapatan yang saya terima dari platform (YouTube), saya melihat exposure (jumlah konten yang dilihat), CPM (cost per mille) saya, dan biaya yang harus didapatkan” jelas King.

“Saat ini, hasil yang didapatkan mungkin rendah dibanding exposure (yang didapatkan). Yang mana ini memang bukan tentang hasil yang diterima. Ini tentang membangun sebuah brand (di kanal YouTube).

Tebakan saya, monetisasi YouTube akan tumbuh perlahan di masa mendatang dan menguntungkan kreator. Namun, exposure dan angka seperti ini mungkin akan sulit untuk dicapai,” tutup King.

Di satu sisi, model bisnis ini dinilai cukup baik. YouTube membayar Youtuber miliaran dollar AS setiap tahunnya melalui program YouTube Partner Program. Sementara itu, Shorts dijadikan sebagai wadah untuk terus menyajikan konten menarik sesuai minat pengguna.

Jadi, menggabungkan keduanya melalui program monetisasi memungkinkan YouTube mengalami pertumbuhah yang lebih signifikan.

Syarat dan skema bagi hasil

Ilustrasi. Ilustrasi.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Huawei Pura 70, 70 Pro, dan 70 Pro Plus Meluncur, Debut Smartphone Pura Series

Gadget
Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Penampakan HP Non-Nokia Pertama dari HMD Global, Ada Dua Versi

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Samsung Perkenalkan Memori LPDDR5X Terkencang untuk Ponsel dan AI

Hardware
Penerbit 'GTA 6' PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Penerbit "GTA 6" PHK 600 Karyawan dan Batalkan Proyek Rp 2,2 Triliun

Game
TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

TikTok Notes, Aplikasi Pesaing Instagram Meluncur di Dua Negara

Software
HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com