Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apple Pernah Jualan Baju Sebelum Ada iPhone, Seperti Ini Bentuknya

Kompas.com - 15/03/2023, 08:02 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Saat ini, Apple merupakan perusahaan teknologi paling besar di dunia berdasarkan nilai kapitalisasi pasar yang mencapai 2,38 triliun dollar AS (setara Rp 36.641 triliun) per 14 Maret 2023.

Sebagai perusahaan teknologi, Apple menjual sejumlah produk seperti iPhone, iPad, MacBook, komputer Mac, iPod, hingga layanan digital seperti Apple Music, Apple TV, dan lainnya.

Dari semua produk, iPhone yang pertama kali dirilis pada 2007 itu menyumbang sebagian besar pendapatan Apple.

Sebelum menjadi perusahaan teknologi raksasa, Apple ternyata sempat menjual pakaian, jauh sebelum iPhone pertama dijual.

Usut punya usut, Apple ternyata sempat jualan baju rancangannya sendiri yang diberi nama "The Apple Collection".

Baca juga: Apple Punya Produk Langka yang Tak Diketahui Banyak Orang

Koleksi ini meluncur pada 1986, setahun setelah pendiri Apple Steve Jobs keluar dari perusahaan yang ia bangun sendiri pada 1985.

Koleksi busana bergaya tahun 80-an itu yang dijual Apple kala itu terdiri dari sweater oversized, kaos polo, hingga hoodie, seperti gambar di bawah.

Konon, kaos Polo dijual seharga 33 dollar AS (Rp 500.000-an dengan kurs hari ini, Rp 15.300), baju seharga 7,50 dollar AS (Rp 100.000-an), dan celana olahraga seharga 15 dollar AS (Rp 230.000-an).

Koleksi busana The Apple Collection yang meluncur pada 1986.Business Insider Koleksi busana The Apple Collection yang meluncur pada 1986.
Saat peluncuran, Apple juga merilis aksesori seperti handuk pantai, cangkir kopi, jam tangan, payung, hingga koper kecil.

Tim Apple ketika itu juga menggandeng merek busana besar seperti The North Face dan Patagonia untuk memproduksi beberapa item pakaian dalam koleksi tersebut. Keduanya bertugas untuk membuat kemeja berkancing dan rompi poli/katun.

Aksesori yang ikut dirilis bersamaan dengan koleksi busana The Apple Collection tahun 1986.Business Insider Aksesori yang ikut dirilis bersamaan dengan koleksi busana The Apple Collection tahun 1986.
Yang mencuri perhatian adalah desain koleksi busana dan aksesori Apple yang hadir dengan warna-warna cerah dan berani.

Bahkan di beberapa pakaian, Apple memilih grafis dengan warna neon.

Menurut sebagian orang, koleksi lini busana Apple 37 tahun silam itu sangat jauh dari citra Apple sebagai perusahaan teknologi yang memiliki produk dengan sentuhan minimalis.

Baca juga: Apple Ungkap Fitur Tersembunyi di iPhone, Apa Itu?

Citra minimalis itu tampaknya juga diperkuat dengan gaya berpakaian mendiang Steve Jobs.

Pendiri Apple itu dikenal dengan gaya pakaian yang selalu sama, yaitu turtleneck atau sweater hitam, celana jins biru, dan sepatu kets.

Saat, koleksi "The Apple Collection" dirilis, Steve Jobs memang telah hengkang dari Apple. Orang-orang beranggapan, bila Steve Jobs masih berada di Apple kala itu, ia tidak akan merestui desain baju-baju tersebut.

Berbicara soal pakaian, ada hal menarik juga. Konon, Steve Jobs pernah menyarankan agar Apple memiliki seragam resmi untuk karyawan. Jobs mendapatkan inspirasi tersebut setelah berkunjung ke kantor Sony pada tahun 1980-an.

Di kantor Sony, staf di sana menggunakan seragam. Jobs pun punya ide agar karyawan Apple memiliki satu outfit wajib, yaitu jaket nilon rip-stop dengan lengan bisa dicopot-pasang, sehingga bisa dijadikan rompi.

Ide itu tidak disambut baik oleh karyawan Apple ketika itu, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Rabu (15/3/2023).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com