Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/05/2023, 09:37 WIB
Lely Maulida,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat agar mau melapor apabila mendapati kondisi jalan rusak parah di daerahnya.

Imbauan itu disampaikan Jokowi melalui akun pribadinya di Twitter dengan handle @jokowi. Imbauan yang sama juga diutarakan Jokowi melalui akun pribadinya di Facebook "Presiden Joko Widodo".

Di Twitter, Jokowi mempersilakan masyarakat melapor langsung melalui kolom komentar. Masyarakat juga diminta mengirimkan video terkait kondisi jalan rusak yang dimaksud, melalui pesan langsung (Direct Message/DM) di Twitter.

Baca juga: Ketika Jokowi Turun Tangan atas Ulah Hacker Bjorka…

Postingan serupa juga disampaikan Jokowi di akun resmi Facebook dan Instagram. Masyarakat diminta melapor jalan rusak di daerahnya melalui kolom komentar dan mengirimkan video terkait lewat fitur pesan langsung di Facebook dan Instagram.

Melaui unggahan yang sama baik di Twitter, Facebook, maupun Instagram, Jokowi juga memposting video saat ia meninjau sejumlah ruas jalan di Provinsi Lampung.

Momen kunjungan presiden tersebut diabadikan oleh Agus Suparto, fotografer resmi kepresidenan.

Dalam video berdurasi dua menit lebih itu Jokowi berkata bahwa infrastruktur jalan merupakan aspek penting dalam rangka menurunkan biaya logistik, sehingga turut memengaruhi harga kebutuhan pokok di pasar yang ada di Lampung.

Presiden Joko Widodo melintasi jalanan rusak dalam kunjungannya ke Provinsi Lampung, Jumat (5/5/2023). Dalam kunjungan ini Jokowi menyatakan jika pemerintah daerah tak mampu memperbaiki jalan yang rusak maka akan ditarik ke pusat.Istimewa/Agus Suparto Presiden Joko Widodo melintasi jalanan rusak dalam kunjungannya ke Provinsi Lampung, Jumat (5/5/2023). Dalam kunjungan ini Jokowi menyatakan jika pemerintah daerah tak mampu memperbaiki jalan yang rusak maka akan ditarik ke pusat.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar jalan raya yang rusak di Lampung, utamanya yang rusak parah, agar segera diperbaiki. Bila pemerintah daerah tidak mampu memperbaiki, maka perbaikan akan diambil alih oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Infrasturktur utamanya jalan, karena ini menjadi kunci. Secepat-cepatnya dimulai yang rusak," kata Jokowi dalam video itu.

"Yang kira-kira provinsi tidak memiliki kemampuan, kemudian kabupaten tidak memiliki kemampuan, ya akan diambil alih oleh Kementerian PUPR," imbuhnya.

Imbauan Jokowi agar masyarakat melapor langsung soal jalan rusak sendiri berkaitan dengan kunjungannya ke Provinsi Lampung. Orang nomor satu di Indonesia itu berkunjung ke daerah tersebut setelah topik jalan rusak di Lampung viral di media sosial.

Berawal dari video viral di TikTok

Kunjungan Jokowi ke Lampung salah satunya dipicu oleh kritikan dari TikTokers Bima Yudho Saputro dengan akun ber-handle @awbimaxreborn.

Melalui akunnya itu, Bima membuat konten presentasi bertajuk "Alasan Lampung Tidak Maju-maju".

Dalam video itu Bima mengkritik banyak sektor, mulai dari infrastruktur hingga tingkat kriminalitas di Lampung. Secara khusus soal infrastuktur, Bima Yudho berpandangan, infrastruktur di Lampung banyak yang rusak.

Baca juga: Bagaimana Video Viral TikTok Bikin Presiden Jokowi Rasakan Jalan Rusak di Lampung, Janji Perbaiki...

Video berdurasi 3 menit 28 detik itu lantas viral dan menuai sorotan publik, termasuk pemerintah daerah, pusat, hingga presiden.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com