Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Pekerjaan Ini Terancam Punah gara-gara AI

Kompas.com - 14/05/2023, 18:03 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) diprediksi bakal semakin umum hadir di tengah-tengah kehidupan manusia.

Menurut laporan bertajuk "Future of Jobs Report 2023" yang dipublikasi World Economic Forum (WEF), AI diestimasikan mampu menyelesaikan 43 persen pekerjaan yang ada dunia pada 2027. Sementara porsi manusia sekitar 57 persen.

Selain itu, AI diestimasikan dapat menyumbang 40 persen dari total jam kerja karyawan. Hal ini membuka peluang perusahaan mengadopsi AI untuk mengubah alur kerja menjadi otomatis atau dengan mesin.

Kondisi ini diprediksi membuat peran manusia di sejumlah lapangan pekerjaan bisa tergantikan oleh artificial intelligence dalam lima tahun ke depan.

Baca juga: IBM Berencana Gantikan Karyawan dengan AI untuk 7.800 Posisi

Sektor perkerjaan yang kemungkinan besar tergantikan AI di antaranya peran administratif, kasir, penjaga tiket, entri data, akuntansi, staf pembukuan dan penggajian, hingga sekretaris.

Selengkapnya, berikut 10 pekerjaan yang diprediksi terus berkurang gara-gara digantikan AI pada 2027, menurut laporan WEF:

  1. Petugas/teller bank
  2. Petugas pos
  3. Petugas kasir dan tiket
  4. Petugas entri data
  5. Sekretaris administratif dan eksekutif
  6. Petugas pencatatan bahan dan pencatatan persediaan
  7. Staf akuntansi, pembukuan, dan penggajian
  8. Legislator dan pejabat
  9. Petugas statistik, keuangan, asuransi
  10. Sales door-to-door, pedagang kaki lima, pedagang koran

Salah satu contoh nyata AI menggantikan peran manusia sudah mulai terjadi pada petugas kasir. Di Amerika Serikat, kini, petugas kasir di toko makanan cepat saji dan supermarket sudah digantikan oleh mesin.

Namun, WEF menggarisbawahi, tidak berarti AI/mesin akan menggantikan peran manusia begitu saja di lapangan pekerjaan.

Baca juga: Bill Gates Prediksi ChatGPT Bisa Jadi Guru

14 Juta Orang Diprediksi "Nganggur" pada 2027

Dalam laporan Future of Jobs Report 2023 yang sama, World Economic Forum meramalkan sekitar 14 juta tenaga kerja global bakal menganggur dalam lima tahun ke depan (2023-2027), gara-gara AI.

WEF mengungkapkan, AI diprediksi bakal membuat 83 juta pekerjaan hilang. Sementara sekitar 590 juta pekerjaan tetap dan 69 juta pekerjaan bakal tercipta. Kondisi ini pun akhirnya menciptakan pengangguran sekitar 2 persen dari total 673 juta pekerjaan yang tercermin dalam dataset riset WEF.

Sektor pekerjaan yang kemungkinan besar tidak terpengaruh oleh AI adalah pekerjaan yang membutuhkan kemampuan pemikiran kreatif dan analitis, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs World Economic Forum, Minggu (14/5/2023).

Baca juga: 14 Juta Orang Diprediksi Nganggur pada 2027 gara-gara AI

Namun, ke depannya hal ini juga bisa berubah seiring teknologi AI yang semakin canggih. Riset WEF itu berangkat dari survei terhadap 803 perusahaan yang mempekerjakan 11,8 juta orang, serta mencakup 27 industri dan 42 negara.

Riset Future of Jobs Report 2023 dari World Economic Forum selengkapnya dapat dibaca lewat link berikut ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

Software
HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

Gadget
7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

Software
4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

e-Business
Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Cara Membuat HP Android atau iPhone Jadi CCTV untuk Pantau Rumah Selama Ditinggal Mudik

Hardware
Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

Kekayaan Bos Facebook Mark Zuckerberg Lampaui Elon Musk

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com