KOMPAS.com - Pengguna smartphone, khususnya perangkat Android, perlu hati-hati. Pasalnya, ada perangkat lunak berbahaya alias malicious software (malware) yang bisa nge-hack ponsel pengguna.
Namanya adalah malware "Daam". Software berbahaya ini berpotensi meretas dan mencuri data di HP Android.
Keberadaan malware Daam ini pertama kali ditemukan oleh Tim Tanggap Darurat Komputer India (CERT-In). menurut CERT-In, malware Daam mampu menerobos pemeriksaan keamanan ponsel Android.
Baca juga: Jutaan HP Android Murah Disusupi Malware, Indonesia Jadi Salah Satu Target
Akibatnya, malware bisa mengakses data ponsel tanpa izin pengguna, termasuk mencuri log panggilan pengguna, daftar kontak, rekaman panggilan. Selain itu, malware tersebut juga membuat peretas mendapatkan akses ke kamera, melihat riwayat penelusuran serta bookmark.
Bila sudah masuk dan bersarang di smartphone pengguna, malware Daam disebut juga memungkinkan peretas mengontrol ponsel dari jarak jauh. Ini membuat peretas bisa mengubah kata sandi perangkat, misalnya.
Malware Daam dilaporkan menyebar melalui berbagai file APK Android yang di-download dari sumber yang tak tepercaya.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizChina, Selasa (6/6/2023), ada beberapa panduan yang bisa diikuti untuk melindungi smartphone Android pengguna dari malware Daam, sebagai berikut:
Baca juga: Jutaan HP Android Murah Disusupi Malware Bawaan
Beberapa waktu lalu, perusahaan keamanan internet, Trend Micro, juga menyebut ada jutaan ponsel Android murah yang disusupi malware.
Menurut penelitian Trend Micro, serangan malware ini terjadi karena persaingan produsen firmware yang sangat ketat. Sehingga, pabrikan smartphone memutuskan untuk membeli firmware dari produsen yang menawarkan harga murah.
Firmware merupakan perangkat lunak yang tertanam di hardware untuk mengontrol fungsi dasar perangkat keras dalam beroperasi. Dari firmware murah inilah malware kemudian menyusup ke dalam HP pengguna.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.