Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Posisi Bus Transjakarta Kini Bisa Dilacak secara Real-Time di Google Maps

Kompas.com - 14/05/2024, 17:30 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Posisi bus TransJakarta (TJ) kini bisa dilacak secara langsung (live) dan real-time lewat aplikasi Google Maps. Tak hanya bus TJ, mikrotrans alias angkot dan bus Patas AC juga bisa dilacak lewat peta bikinan Google itu.

Pantauan KompasTekno, Selasa (14/5/2024), fitur live tracking bus TJ dan mikrotrans ini sudah bisa dinikmati pengguna Android maupun iOS. Adapun iOS yang kami pantau adalah versi 17.4.1 di iPhone model 13 Pro Max.

Untuk melihat posisi terkini bus TJ, pengguna cukup membuka aplikasi Google Maps di ponsel miliknya.

Pengguna bisa memasukkan nama wilayah asal keberangkatan, misalnya, Bundaran HI. Di Maps, pengguna bisa klik ikon halte TJ "Bundaran HI".

Baca juga: 2 Cara Mendaftarkan Alamat Rumah di Google Maps dengan Mudah dan Praktis

Nantinya, pengguna bisa melihat nomor bus Transjakarta sesuai rute yang singgah di halte Bunderan HI seperti Transjakarta 1 (Kota), 6A (Ragunan), 6B (Balai Kota), 9D (Pasar Minggu), dst, seperti gambar di bawah.

Google Maps menampilkan seluruh rute TJ yang singgah di masing-masing halte. Pengguna bisa memilih rute bus dan melihat estimasi waktu kedatangan dan posisi bus terkini.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Google Maps menampilkan seluruh rute TJ yang singgah di masing-masing halte. Pengguna bisa memilih rute bus dan melihat estimasi waktu kedatangan dan posisi bus terkini.
Pengguna tinggal pilih rute Transjakarta yang diinginkan. Nanti, muncul jadwal pemberangkatan bus TJ lengkap dengan estimasi waktu kedatangan. Di masing-masing jadwal ada label "Live", ini menandakan bahwa posisi bus dilacak secara real-time.

Pengguna tinggal pilih salah satu jadwal. Selanjutnya, pengguna akan melihat deretan nama halte yang ada di sepanjang rute.

Nanti, akan ada ikon bus yang bergerak di sepanjang garis, mengindikasikan bahwa bus sedang jalan dari satu halte ke halte selanjutnya, seperti gambar di bawah.

Pengguna bisa melihat estimasi waktu ke datangan di masing-masing halte. Waktu kedatangan akan diperbarui secara otomatis mengikuti pergerakan bus.

Tampilan fitur live tracking di Google Maps untuk bus TransJakarta. Aplikasi menampilkan pergerakan posisi bus dan estimasi waktu keberangkatan di tiap-tiap halte yang dilalui bus.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tampilan fitur live tracking di Google Maps untuk bus TransJakarta. Aplikasi menampilkan pergerakan posisi bus dan estimasi waktu keberangkatan di tiap-tiap halte yang dilalui bus.
Jika pengguna tidak tahu halte atau rute TJ mana yang harus dinaiki, Google Maps juga punya solusinya, yakni menyajikan petunjuk arah lengkap dengan pilihan transportasi yang harus diambil.

Baca juga: 2 Cara Menambahkan Alamat di Google Maps dengan Mudah dan Praktis

Misalnya, saat pengguna ingin pergi ke Menara Kompas dari Senayan City dengan angkutan umum. Menurut Google, salah satu opsi tercepat adalah menggunakan Transjakarta dan disambung Angkot Jakarta, dengan durasi perjalan diperkirakan sekitar 41 menit.

Ketika opsi diklik, pengguna akan melihat petunjuk arah yang terperinci, seperti gambar di bawah ini.

Google Maps juga menyediakan rute perjalanan keseluruhan dari satu lokasi ke lokasi lain, lengkap dengan informasi bus/angkot/mikrotrans yang harus dipilih, estimasi ketibaan, dan posisi terkini.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Google Maps juga menyediakan rute perjalanan keseluruhan dari satu lokasi ke lokasi lain, lengkap dengan informasi bus/angkot/mikrotrans yang harus dipilih, estimasi ketibaan, dan posisi terkini.
Jadi, pengguna tinggal mengikuti intruksi Google Maps. Pertama, pengguna diarahkan untuk jalan ke halte Bundaran Senayan 2, lalu naik Transjakarta 1N (Tanah Abang), kemudian turun di halte Gelora Bung Karno 2.

Kedua, pengguna diarahkan pindah ke halte Gelora Bung Karno untuk naik bus TJ 3F (kalideres), dan turun di halte Petamburan.

Baca juga: Cara Mendaftarkan Alamat Toko di Google Maps dengan Mudah dan Praktis

Ketiga, pengguna diarahkan ke halte Slipi Petamburan 1 untuk naik angkot M09 (Kebayoran Lama), lalu turun di Pasar Palmerah 2. Kemudian, pengguna tinggal jalan sejauh 400 meter menuju Menara Kompas.

@kompastekno pejuang TJ, akhirnya kita bisa moveon dari trafi gara-gara fitur ini???????? #transjakarta #googlemaps #tutorial #fyp? #foryoupage #fyp ? original sound - Tekno Kompascom

Di setiap transportasi yang disarankan, pengguna bisa melihat label "Live". Jika diklik, pengguna bisa melacak posisi terkini bus TJ atau angkot yang akan dinaikinya.

Pantauan KompasTekno, fitur live tracking ini sudah bisa menyajikan data di semua halte TJ, bahkan beberapa rute mikrotrans (angkot) dan bus di Jakarta dan sekitarnya, seperti Tangerang, misalnya juga tersedia.

Tutorial melacak Transjakarta secara real-time menggunakan Google Maps juga bisa disimak dalam video di akun Instagram KompasTekno berikut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Elon Musk Resmikan Internet Satelit Starlink di Indonesia

Internet
Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Telkomsel Hadirkan Aneka Layanan dan Paket Khusus Haji

Internet
Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Saingi AMD, Nvidia dan MediaTek Dikabarkan Bikin Chip Konsol Game

Hardware
Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Cara Menjadwalkan Ulang dan Membatalkan Rapat di Google Meet

Software
Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Apa Itu Ambient Mode di YouTube dan Cara Mengaktifkannya?

Software
Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Komparasi: Samsung Galaxy S24 Vs Samsung Galaxy S24 Plus

Gadget
Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

Telkomsat Gandeng Starlink untuk Hadirkan Layanan Enterprise di Indonesia

e-Business
Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Cara Membagi Layar Laptop Menjadi 2 di Macbook dengan Mudah dan Praktis

Software
Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Foto WhatsApp Tidak Ada di Galeri, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

Cara Melihat Status WhatsApp Tanpa Diketahui dengan Mudah dan Praktis

e-Business
Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

Samsung Sindir Iklan Apple iPad Pro: Kreativitas Tak Bisa Dihancurin

e-Business
Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Microsoft Bikin Controller Xbox Khusus Penyandang Disabilitas, Bisa Dicopot dan Disusun Sesuai Kebutuhan

Game
Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

Elon Musk Tiba di Bali untuk Resmikan Starlink di Indonesia

e-Business
Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Cara Membuat Tulisan Bergaris Bawah di WhatsApp dengan Mudah dan Praktis

Software
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Sering Makan di Kantin Bareng Karyawan

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com