Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

CDMA Bakal Dimatikan, Pelanggan Smartfren Masih Susah "Move On"

Kompas.com - 25/01/2017, 20:44 WIB
Oik Yusuf

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Smartfren Telecom terus berupaya memigrasikan pelanggannya yang masih bertahan dengan jaringan CDMA ke jaringan 4G LTE yang baru.

Pada Desember 2016 kemarin saja, menurut VP Brand and Communication Smartfren, Derrick Surya, Smartfren berhasil memindahkan 1 juta pelanggan CDMA ke jaringan 4G LTE.

Di luar Jawa, Derrick mengklaim pelanggan Smartfren sepenuhnya sudah beralih menggunakan layanan 4G LTE. Namun tidak demikian halnya dengan pulau Jawa, di mana masih terdapat sebagian pelanggan yang belum bisa "move on" dari CDMA.

"Inginnya sih semua, 100 persen sudah 4G, tidak ada lagi yang 3G (CDMA). Namun kenyataannya masih banyak pelanggan yang bertahan dengan CDMA," katanya saat djumpai usai acara peluncuran ponsel Andromax B dan Andromax L di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Baca: CDMA Smartfren Bakal Dimatikan, Pelanggan Tetap Bisa Telepon?

Walhasil, lanjut Derrick, Smartfren pun mesti mempertahankan keberadaan jaringan 3G CDMA di Pulau Jawa. Dia tak merinci berapa persisnya jumlah pelanggan yang masih bertahan dengan CDMA, ataupun batas waktu bagi Smartfren untuk mempertahankan jaringan lama tersebut.

Dulu, semasa mengandalkan jaringan CDMA, Smartfren mengoperasikan jaringan seluler di pita frekuensi 1.900 MHz dan 850 MHz. Kini hanya band 850 MHz saja yang masih aktif karena frekuensi 1.900 MHz sudah dimatikan dan dikembalikan ke pemerintah, per Desember tahun lalu.

Tahun ini Smartfren kembali berupaya melancarkan upaya memigrasikan pelanggan ke 4G, antara lain melalui penawaran aneka perangkat 4G Andromax yang berharga terjangkau, juga kartu SIM perdana 4G LTE Smartfren yang bebas digunakan di handset manapun (open market).

"Dengan adanya penawaran-penawaran ini, semoga bisa men-trigger pelanggan CDMA untuk beralih ke 4G," kata Derrick. "Jaringan CDMA sendiri akan tetap kami nyalakan sampai pelanggannya habis."

Kejar open market handset

Menurut Derrick, pengguna layanan 4G LTE Smartfren menyumbang ARPU (Average Revenue per User) yang jauh lebih tinggi, mencapai kisaran Rp 100.000, dibandingkan pelanggan CDMA yang hanya berkisar di angka Rp 35.000 hingga Rp 40.000.

Smartfren kini memiliki 11,5 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut, baru 4,5 juta yang menggunakan jaringan 4G LTE, berdasarkan data terakhir di kuartal-III 2016. Derrick memperkirakan jumlah pelanggan 4G LTE Smartfren kini sudah mencapai kisaran 6 juta.

"Dari 6 juta (perkiraan jumlah pelanggan 4G LTE sekarang) itu, sekitar 50 persennya menggunakan modem MiFi. Handset open market baru 20 persen" ujar Derrick, sambil menambahkan bahwa modem kemungkinan akan kembali menjadi perangkat yang paling banyak digunakan mengakses jaringan 4G LTE Smartfren tahun ini.

Smartfren kini tengah membidik pasaran handset open market agar tidak dibatasi oleh ponsel seri Andromax dan bisa beroperasi layaknya operator seluler lain yang kartu SIM-nya bebas dipakai di ponsel manapun. Upaya ini antara lain dilancarkan melalui bundling kartu SIM dengan produk smartphone bikinan vendor, seperti Samsung dan Lenovo.

Derrick mengungkapkan proyeksi lembaga riset GfK yang menyebutkan bahwa pada 2017 volume pasar smartphone 4G LTE di Indonesia mencapai 32 juta unit. Dari jumlah itu, volume smartphone 4G yang kompatibel dengan band 5 (850 MHz), band 40 (2.300 MHz), dan teknologi Voice-over-LTE (VoLTE) milik jaringan Smartfren mencapai 15 juta unit.

"Kami berharap bisa meraih sebagian saja dari pasar (15 juta smartphone 4G LTE) tersebut. Dapat 5 juta unit saja sudah bagus sekali," tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Spotify Bisa Bikin 'Playlist' Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Spotify Bisa Bikin "Playlist" Pakai AI, Tinggal Ketik Perintah

Software
Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Microsoft Tidak Akan Rilis Update jika Ada Aplikasi Ini di Windows 11

Software
Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Intel Umumkan Chip AI Gaudi 3, Klaim Lebih Kencang dari Nvidia H100

Hardware
Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Kenapa Nomor Telepon Tidak Bisa Daftar WhatsApp? Begini Penjelasannya

Software
2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

2 Cara Mencari Judul Lagu dengan Suara di Google, Mudah dan Praktis

Software
3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

3 HP Klasik Nokia Dirilis Ulang dengan Upgrade, Ada Seri 6310

Gadget
Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Fitur Passkey X Twitter Rilis Global, Pengguna di iPad dan iPhone Bisa Login Tanpa Password

Software
TikTok Notes, Inikah Aplikasi 'Pembunuh' Instagram?

TikTok Notes, Inikah Aplikasi "Pembunuh" Instagram?

Software
Fitur AI 'Circle to Search' Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Fitur AI "Circle to Search" Kini Bisa Terjemahkan Kalimat Instan

Software
Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Xiaomi Redmi Pad Pro Meluncur, Tablet 12 Inci dengan Snapdragon 7s Gen 2

Gadget
Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah buat Nonton Film Saat Libur Lebaran 2024

e-Business
7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

7 Aplikasi Edit Foto Lebaran untuk Android dan iOS agar Lebih Estetik

Software
HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

HP Xiaomi Terbaru Redmi Turbo 3 Dijual di Indonesia sebagai Poco F6?

Gadget
7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

7 Aplikasi Edit Foto untuk Lebaran 2024 biar Makin Ciamik

Software
4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

4 Cara Beli Tiket Wisata Online buat Libur Lebaran 2024, Mudah dan Praktis

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com