Mercy Milik Pendiri Megaupload Dikembalikan

Dibaca:
Komentar :

Kim Dotcom.

KOMPAS.com - Kim Dotcom, pendiri Megaupload yang hartanya sempat disita karena kasus pembajakan yang dituduhkan kepadanya, kini mendapatkan kembali hartanya.

Seperti dikutip dari Arstechnica, aset yang disita pada Februari 2012 itu dikembalikan kepada Kim karena penyitaan yang dilakukan pengadilan dinyatakan

Kim menerima kembali uang tunai sebesar 614 ribu dollar AS dan mobil Mercedes-Benz G55AMG senilai 250 ribu dollar AS miliknya yang memiliki plat bertuliskan "POLICE".

Kim juga menerima tunjangan hidup sebesar 16 ribu dollar AS per bulan ditambah obligasi pemerintah sebesar 8.190.000 dollar AS.

Istrinya, Mona, yang baru saja melahirkan juga akan mendapatkan biaya medis, ditambah dengan kembalinya mobil milik Mona, yakni Toyota Vellfire senilai 49 ribu dollar AS.

Sejak awal April, Kim bahkan telah memiliki hak atas rumah besarnya, yang terdapat fasilitas kolam renang serta internet penuh. Kim kini juga dapat mengakses internet di rumahnya itu.

Kim mengatakan kepada radio Selandia Baru bahwa ia menggunakan kebebasan terbatasnya untuk merekam album "dance music" dan menghasilkan uang dari album itu untuk membayar biaya hukumnya.

Namun, di luar berita baik tentang kembalinya harta yang disita, Kim masih tersandung konflik politik di Selandia Baru.

Pada Senin (30/4/2012), surat kabar New Zealand Herald melaporkan bahwa Kim mengklaim telah mendonasikan 41 ribu dollar AS ke John Banks, ketua partai politik Selandia Baru, ACT, dan menteri usaha kecil dan reformasi regulasi.

Dana itu dikirim selama masa kampanye walikota Auckland pada tahun 2010.

Kim mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa John Banks meminta pembayaran dibagi menjadi dua kali pembayaran, agar tidak terlacak. Masing-masing angsuran sebanyak 25 ribu dollar New Zealand.

Namun, dalam sebuah pernyataan di websitenya, John Banks malah mengatakan bahwa penyandang dana mayoritas bukanlah Kim Dotcom, melainkan sumber tanpa nama (anonim).

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key, yang berkoalisi dengan Partai ACT mengatakan bahwa ia mempercayai John Banks dan meminta polisi segera menginvestigasi segala hal yang berpotensi menimbulkan kesalahan.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Selasa, 18 Juni 2013 08.49 WIB
Instagram Bakal Bisa untuk Video
e-Business
Gadget
Senin, 17 Juni 2013 15.58 WIB
Ponsel Quad-core Andromax V Dipesan Seribu Unit
e-Business
Gadget
Senin, 17 Juni 2013 14.59 WIB
Inikah Kamera "Mirrorless" Android dari Samsung?
TERPOPULER
Senin, 17 Juni 2013 14.59 WIB
Inikah Kamera "Mirrorless" Android dari Samsung?
Sabtu, 15 Juni 2013 13.55 WIB
Persaingan Ponsel Android "Quad-core" Lokal
Minggu, 16 Juni 2013 15.05 WIB
Galaxy S4 dan iPhone 5 Mengalami Siksaan
Sabtu, 15 Juni 2013 17.39 WIB
Yahoo Akan Hapus Akun Pengguna "Malas"
Minggu, 16 Juni 2013 09.45 WIB
WhatsApp Cetak Rekor Pengiriman Pesan
Minggu, 16 Juni 2013 08.46 WIB
HTC One Diburu Pengunjung Pameran
Senin, 17 Juni 2013 10.27 WIB
Ramadan, Arab Saudi Mau Blokir WhatsApp