Kompas.com - 15/08/2012, 15:33 WIB
EditorWicaksono Surya Hidayat

KOMPAS.com — Kecintaan terhadap game kasual Angry Birds ternyata tidak terputus pada memainkannya di perangkat mobile saja. Mainan berbentuk boneka burung bulat ini sangat laku di pasaran.

Pembuat boneka itu, Commonwealth Toy & Novelty Co, memperkirakan peningkatan keuntungan sebesar dua kali lipat pada tahun 2012, yaitu mencapai sekitar 400 juta dollar AS (sekitar Rp 378,8 miliar).

Bisnis penjualan boneka di AS sebenarnya termasuk yang tidak menguntungkan pada 2012. Terbukti dengan jatuhnya penjualan sebesar 21 persen di Amerika.

Namun, boneka dari Angry Birds justru mengalami peningkatan signifikan, terutama dengan dirilisnya seri baru dari game tersebut.

Menurut pengakuan kreator Angry Birds, Rovio, sekitar 30 persen dari keuntungan sebesar 106 juta dollar AS (Rp 1,003 triliun) pada 2011 berasal dari penjualan merchandise mainan boneka.

Keberhasilan Commonwealth dalam menjual boneka burung tersebut juga membuatnya mendapatkan banyak tawaran pembuatan merchandise baru dari game developer tiap bulannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.