Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkat AI, The Beatles Akan Rilis Lagu Terakhir Tahun Ini

Kompas.com - 15/06/2023, 13:08 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

Sumber BBC

KOMPAS.com - Ada kabar gembira bagi penggemar grup musik asal Inggris, The Beatles. Paul McCartney, salah satu personel The Beatles, mengumumkan bakal merilis rekaman yang disebut sebagai "lagu terakhir" dari band legendaris itu pada tahun 2023 ini.

Hal itu diungkapkan Paul saat berbicara di program Today Radio BBC 4 belum lama ini. Menariknya, lagu terakhir itu dibuat dengan melibatkan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Lagu ini diambil dari demo yang direkam oleh John Lennon sesaat sebelum kematiannya pada 1980. Berkat teknologi AI, Paul mengekstrak suara Lennon dengan "bersih" alias tanpa ada kebisingan di latar belakang suara. Kemudian, suara itu diduetkan dengan suara Paul.

"Kami baru saja menyelesaikannya dan akan dirilis tahun ini," kata Paul.

Baca juga: Pembuat ChatGPT ke Indonesia, Melokal Pakai Batik dan Bicara soal AI

Lagu itu adalah Now and Then?

Sir Paul tidak menyebutkan nama lagu tersebut. Namun, kemungkinan besar lagu tersebut adalah "Now and Then", lagu cinta bertema permintaan maaf yang ditulis Lennon pada 1970-an.

Lennon kemudian merekam lagu itu pada 1979 dalam bentuk demo berisi vokal dan piano. Namun lagu ini tidak pernah selesai karena Lennon ditembak oleh penggemarnya di New York City pada 8 Desember 1980.

Sepeninggalan Lennon, anggota The Beatles lainnya yakni Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison dilaporkan berusaha merampungkan lagu "Now and Then".

Bahkan, ketika The Beatles mengerjakan proyek otobiografi "The Beatles Anthology" tahun 1995, lagu Now and Then diharapkan menjadi salah satu "lagu reuni" yang dirilis bersama dengan dua lagu demo Lennon lainnya, yaitu "Free as a Bird" dan "Real Love".

Free as a Bird dan Real Love masing-masing sudah dirilis lagi sebagai singel. Namun, Now and Then tidak pernah dirilis hingga kini.

Usut punya usut, ada beberapa faktor yang membuat lagu Now and Then tidak kunjung rampung.

Pertama, lagu itu disebut memiliki chorus (inti lagu), tapi hampir tidak ada verse (pengantar). Faktor lain, Paul sempat menyebut bahwa George Harrison menolak untuk mengerjakan lagu tersebut. Sebabnya, suara vokal Lennon dalam demo itu disebut jelek.

Ada juga masalah teknis dengan rekaman aslinya, yang menampilkan "dengung" terus-menerus dari rangkaian listrik di apartemen Lennon. Itulah beberapa alasan yang diyakini membuat lagu Now and Then tak kunjung rampung dan dirilis.

Pada tahun-tahun berikutnya, Paul berulang kali berbicara tentang keinginannya untuk menyelesaikan lagu tersebut.

Nah, kini dengan teknologi artificial intelligence (AI), Paul McCartney tampaknya bisa memenuhi keinginannya itu.

Baca juga: Kunjungi Indonesia, Pembuat ChatGPT Bicara soal Bias dan Pentingnya Regulasi AI

Dengan AI, Paul disebut bisa memisahkan suara Lennon yang ada di demo dengan kebisingan latar belakang dan suara dari instrumen musik. Sehingga suara Lennon bisa diekstrak dengan bersih.

Selanjutnya, suara Lennon diduetkan dengan suara Paul dan ditambah. Kemudian, lagu itu masuk ke tahap "mixing", proses untuk mixing adalah proses untuk menyeimbangkan frekuensi dan dinamika dari track yang sudah direkam.

Mulai dari suara vokal hingga alat musik agar lagu yang dihasilkan menjadi lebih harmonis. Meski bisa membantunya merampungkan lagu "terakhir" The Beatles, Paul mengaku agak takut dengan AI.

Namun, ia juga tak menampik bahwa membuat lagu dengan AI merupakan proses yang mengasyikkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari BBC, Kamis (15/6/2023).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Smartphone Oppo A60 Dipakai untuk Belah Durian Utuh, Kuat?

Smartphone Oppo A60 Dipakai untuk Belah Durian Utuh, Kuat?

Gadget
Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Banyak Interaksi dengan Karyawan

Rutinitas CEO Nvidia Jensen Huang, Kerja 14 Jam Sehari dan Banyak Interaksi dengan Karyawan

e-Business
Smartphone Meizu 21 Note Meluncur dengan Flyme AIOS, Software AI Buatan Meizu

Smartphone Meizu 21 Note Meluncur dengan Flyme AIOS, Software AI Buatan Meizu

Gadget
Advan Rilis X-Play, Konsol Game Pesaing Steam Deck dan ROG Ally

Advan Rilis X-Play, Konsol Game Pesaing Steam Deck dan ROG Ally

Gadget
5 Besar Vendor Smartphone Indonesia Kuartal I-2024 Versi IDC, Oppo Memimpin

5 Besar Vendor Smartphone Indonesia Kuartal I-2024 Versi IDC, Oppo Memimpin

e-Business
Epic Games Gratiskan 'Dragon Age Inquisition - Game of the Year Edition', Cuma Seminggu

Epic Games Gratiskan "Dragon Age Inquisition - Game of the Year Edition", Cuma Seminggu

Game
Motorola Rilis Moto X50 Ultra, 'Kembaran' Edge 50 Ultra Unggulkan Kamera

Motorola Rilis Moto X50 Ultra, "Kembaran" Edge 50 Ultra Unggulkan Kamera

Gadget
Merger XL Axiata dan Smartfren Kian Menguat, Seberapa Besar Entitas Barunya?

Merger XL Axiata dan Smartfren Kian Menguat, Seberapa Besar Entitas Barunya?

e-Business
Oppo A60 Resmi di Indonesia, HP 'Tahan Banting' Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A60 Resmi di Indonesia, HP "Tahan Banting" Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Bos Nvidia Jensen Huang Makin Tajir berkat AI, Sekian Harta Kekayaannya

Bos Nvidia Jensen Huang Makin Tajir berkat AI, Sekian Harta Kekayaannya

e-Business
TWS Oppo Enco Air 4 Pro Meluncur, Baterai Awet 44 Jam

TWS Oppo Enco Air 4 Pro Meluncur, Baterai Awet 44 Jam

Gadget
Cara Bikin Konten Reveal di Instagram Stories

Cara Bikin Konten Reveal di Instagram Stories

Software
Hands-on Laptop Huawei MateBook X Pro 2024, Ramping, Ringan, dan Layar 'Upgrade'

Hands-on Laptop Huawei MateBook X Pro 2024, Ramping, Ringan, dan Layar "Upgrade"

Gadget
Paket Internet Starlink, Rp 750.000 hingga Rp 86 Juta per Bulan

Paket Internet Starlink, Rp 750.000 hingga Rp 86 Juta per Bulan

Internet
SteelSeries Rilis Actris Nova 5, Headset dengan 100 'Preset' Game

SteelSeries Rilis Actris Nova 5, Headset dengan 100 "Preset" Game

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com