|
Layanan Internet Kacau, IM2 Diminta Tanggung Jawab
JAKARTA, KAMIS — Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan meminta klarifikasi kepada penyedia jasa internet mobile IM2 (Indosat Mega Media) tentang layanannya yang dikeluhkan pelanggan akhir-akhir ini. "Mengikuti perkembangan problem layanan di IM2, sesuai SOP (standard operating procedure), kami akan meminta mereka klarifikasi dalam waktu dekat," kata Anggota BRTI, Heru Sutadi, melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (26/2). Sekretaris Perusahaan IM2 Andri Aslan mengakui memang ada daerah tertentu di Jakarta, misalnya Bintaro dan Pondok Labu, yang penuh jaringannya karena tingginya pemakaian pada jam-jam tertentu. "Banyak keluhan yang kami terima, dan kami juga melakukan pengecekan ke tempat tersebut. Pada saat tertentu memang penuh karena jaringan untuk layanan internet digabung dengan layanan untuk seluler," katanya. Adapun kecenderungan pemakaian untuk telepon paling lama sekitar satu jam, sedangkan pemakaian internet bisa seharian. Layanan internet menduduki kapasitas besar pada jaringan tersebut. Andri mengatakan, pihaknya saat ini sedang dalam proses perbaikan dan penambahan kapasitas, baik dengan menambah BTS maupun menambah kapasitasnya. "Kami juga akan melakukan relokasi BTS di daerah yang jaringannya kosong ke daerah yang jaringannya penuh," katanya. Dia menambahkan, sampai saat ini IM2 mempunyai jumlah pelanggan sebanyak 350.000 pelanggan dan menargetkan dapat meraih satu juta pelanggan sampai akhir 2009. Standar kualitas BRTI menegaskan bahwa penyedia jasa internet harus memerhatikan antara kemampuan kapasitas dan pita lebar (bandwidth) jaringan dengan jumlah penggunanya. "Dengan memaksakan jaringan dan bandwidth yang terbatas untuk sebanyak mungkin pengguna, ujungnya kualitas ke pengguna akan dikorbankan," kata Heru. Heru juga mengatakan, iklan-iklan seperti kecepatan akses sampai hitungan gigabyte perlu diperbaiki. "Jangan menggoda konsumen dengan kemampuan bit rate tertentu jika itu tidak bisa di-deliver," katanya. BRTI melihat pentingnya kualitas standar layanan atau quality of services (QOS) untuk jasa internet karena kondisi dan penetapan tahun ini sebagai tahun kualitas layanan. "Namun, perlu diluruskan, IM2 bukan penyelenggara jaringan 3G sebab yang mempunyai lisensi adalah Indosat sehingga bukan dalam kapasitas IM2 jika menyatakan jaringan yang dipakai untuk data bebannya sudah penuh," katanya. Heru menambahkan, Menkominfo sudah menawarkan tambahan frekuensi 3G pada 5 operator. Namun, merujuk keputusan Menkominfo yang ada mengenai biaya tambahan frekuensi, hanya satu operator yang bersedia membayarkan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada. (ANT) WAH komentar anda
wiwik juniati @ Rabu, 9 September 2009 | 20:48 WIB Bakar Kartu IM2... Kita bukan orang bodoh bukan ??? Mulut Besar...Kemampuan Nol... Mau saingan ama yang udah paten... Bakar kartunya...Bakar kartunya Wiwik Juniati @ Rabu, 9 September 2009 | 20:46 WIB Kapok kapokkk pake IM2 Pake yang lain aja yang terpisah dengan seluler aja.. Mulut IM2 Besar...Tapi Kosong......Kami tidak bisa di bodohi...Saya di bodohi....Lainnya akan jadi korban.... TOlong di inget...Jangan pake IM2 Yang udah Pake...jangan buang kartnya... BAKARRRRRRRRRRRR..... Jim @ Minggu, 9 Agustus 2009 | 19:40 WIB Saya baru dua hari membeli modem ZTE dan voucher internet 3.5 G dari indosat di bulan Agustus ini. Namun tidak memperoleh sinyal di kediaman saya di Kemayoran Timur Jakarta Pusat. Sinyalnya muncul satu menit dan hilang setengah jam. Bahkan beberapa jam tidak mendapat sinyal. Ramon @ Sabtu, 25 Juli 2009 | 04:01 WIB Wah kayanya ga jadi deh pke im2, hbis commentnya serem smw.. Tp stlh saya bca comment spertinya im2 emg bnr2 mngecewakan yah.. LANJUTKAN!! iwan @ Jumat, 24 Juli 2009 | 23:30 WIB awalnya aj yg enak,belakangan minta ampun lemotnya,g usah terlalu byk alasanlah,yg jelas kapok pake im2,g lagi2.. Posting komentar anda
|
FEATURE
Senin, 8 Februari 2010 | 15:44 WIBJejaring Sosial di Mata Seorang Tukang Becak Sekalipun hanya seorang tukang becak, saya mulai tertarik dengan bidang komputer.
Tutorial
Kamis, 28 Januari 2010 | 16:49 WIBCara Cepat Merespon E-mail di Outlook 2010 Inilah cara cepat merespon e-mail. Tidak perlu bolak-balik mengetikkan alamat e-mail tujuan yang itu-itu saja. |
|||
|
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
|
||||