Kompas.com - 24/04/2013, 03:57 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com — Peretas membobol akun Twitter kantor berita Associated Press (AP), Selasa (23/4/2013) waktu setempat, dan menyiarkan berita bohong tentang dua ledakan di Gedung Putih. Akibat "kicauan" yang diretas ini, bursa saham Amerika Serikat langsung terguncang.

Segera setelah diretas, Twitter menutup akun AP untuk sementara setelah akun humas AP mengklarifikasi tak pernah melansir kabar ledakan di Gedung Putih itu dan menyatakan bahwa akun AP tersebut telah diretas.

Juru Bicara AP, Paul Colford, mengatakan kepada Reuters bahwa tweet yang mengabarkan tentang dua ledakan di Gedung Putih dan melukai Presiden Barack Obama itu adalah kabar yang tidak benar. Namun, dampak kicauan itu langsung terasa di Wall Street. Saham industri S&P dan Dow Jones turun tajam sebelum akhirnya kembali ke nilai semula.

Juru Bicara Gedung Putih, Jay Carney, segera mengonfirmasi kepada wartawan bahwa Obama dalam kondisi baik-baik saja. Insiden itu merupakan satu dari serangkaian peretasan yang melibatkan lembaga berita. Sabtu (20/4/2013), akun sosial media program "60 Minutes" dan "48 Hours" yang dikelola CBS News juga dibobol peretas.

FBI belum bisa memberikan komentar terkait insiden peretasan akun Twitter milik AP itu. Dari New York, Komisioner Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Daniel M Galagher mengatakan, instansinya akan menyelidiki insiden tweet palsu dari akun AP ini.

Sumber: Antara/Reuters/AFP

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.