Kompas.com - 21/10/2016, 13:21 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Bukan Samsung Galaxy Note 7 saja yang bisa mendadak terbakar. Baru-baru ini, Mat Jones, seorang pengguna iPhone 7 di Australia mengaku bahwa ponselnya sekonyong-konyong terbakar saat ditinggal di dalam mobil.

Saat itu, Mat baru saja selesai mengajar selancar dan berjalan kembali ke mobilnya. Namun dia menemukan hal aneh. Kaca mobilnya terlihat sangat gelap dan hitam. Ketika membuka pintu mobil itu, Mat langsung disambut dengan semburan hawa panas dan asap yang menerobos ke luar.

Ponsel iPhone 7 yang ditinggalkannya dalam posisi tertutup oleh dua lembar celana ternyata terbakar. Kebakaran ini bahkan mengakibatkan interior mobil miliknya benar-benar gosong dan rusak.

“Banyak sekali abu dalam celana yang saya simpan di mobil itu. Ketika membuka lipatannya, ponsel (iPhone 7) terlihat meleleh di dalamnya,” terang Mat.

iPhone 7 milik Mat bukan barang lama. Dia mengklaim bahwa ponsel itu baru berusia sekitar satu pekan dan tidak pernah jatuh, terbentur, atau di-charge menggunakan charger buatan perusahaan selain Apple. Namun demikian, ponsel itu sekonyong-konyong terbakar.

BGR iPhone 7 milik Mat Jones terbakar dan ikut membakar jok mobil miliknya.
Informasi yang dirangkum KompasTekno dari BGR, Jumat (21/10/2016), menyebutkan bahwa hingga saat ini belum diketahui penyebab terbakarnya iPhone 7 itu.

Selain itu belum ditemukan indikator yang menunjukkan bahwa kebakaran pada iPhone 7 ini bisa meluas pada produk sejenis di daerah lain. Namun kejadian serupa biasanya rentan terjadi pada ponsel yang mengalami trauma tertentu, seperti terjatuh atau baterainya rusak.

Respons Apple

Apple mengonfirmasi telah menghubungi Mat untuk membicarakan mengenai masalah kebakaran tersebut dan berusaha menyelidiki penyebabnya.

Sebelumnya, Samsung, tepatnya pada produk Galaxy Note 7, juga mengalami masalah serupa. Lebih parahnya, kasus ledakan dan kebakaran Galaxy Note 7 terjadi cukup banyak dan memaksa perusahaan asal Korea Selatan itu untuk menarik seluruh unit yang sudah terjual.

Malangnya, pasca penarikan dan penggantian Galaxy Note 7 dengan unit baru, masih terjadi kasus ledakan serupa. Samsung pun akhirnya mengumumkan penghentian produksi dan meminta pembeli Galaxy Note 7 untuk mengembalikan ponsel mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber bgr



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.