Kemenkominfo Berantas Lebih dari 1 Juta Situs Negatif Tahun Ini

Kompas.com - 05/11/2019, 19:16 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
Editor Oik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan bahwa tahun ini Kementerian Kominfo telah memberantas sebanyak lebih dari 1 juta situs bermuatan konten negatif yang bertebaran di dunia maya.

Tepatnya, ia mengklaim Kemenkominfo telah menindaklanjuti sebanyak 1.149.965 situs bermuatan negatif.

Baca juga: Pemerintah Bakal Denda Facebook dan Twitter Rp 500 Juta Jika Ada Konten Negatif

Dalam pemaparan pada Rapat Kerja Kementerian Kominfo bersama Komisi I DPR RI, Johnny mengatakan bahwa pihak Kominfo getol melakukan patroli siber untuk memantau keberadaan konten negatif. Patroli tersebut dilakukan selama 7 kali 24 jam, non-stop selama satu minggu.

"Kami punya tim yang dibagi tiga shift. Tim itu patroli 24 jam sehari, 7 kali seminggu. Kita harapkan dengan adanya patroli ini, civil rights terlindungi," kata Johnny dalam pemaparannya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate di sela acara Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR, Selasa (5/11/2019).KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate di sela acara Rapat Dengar Pendapat di Komisi I DPR, Selasa (5/11/2019).
Johnny memprediksi pada 2020 mendatang, situs bermuatan konten negatif masih akan terus bermunculan. Bahkan, ia juga meramalkan Kominfo akan memberantas setidaknya 1.500.000 situs konten negatif tahun depan.

Baca juga: Mengenal Sosok Menteri Kominfo Baru, Johnny G Plate

"Pengawasan konten negatif di internet dilakukan secara terus menerus. Untuk itu kami sangat berharap bahwa seluruh fasilitas yang telah tersedia dapat digunakan secara tepat dan cerdas," ujar Johnny.

"Pada tahun 2020 diestimasikan sistem ini dapat menangani sekitar 1,5 juta konten negatif. Konten negatif saja sudah jutaan di kita ini. Kalau tidak diawasi dengan benar, tentu ini akan berdampak luar biasa terhadap masyarakat bangsa kita," lanjutnya.

Johnny juga menegaskan bahwa situs bermuatan konten negatif ini dibagi dalam beberapa kategori yakni situs pornografi, terorisme, perjudian, SARA, dan lain-lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Timnas E-sports Mobile Legends Indonesia Lolos ke Babak Grand Final SEA Games 2021

Software
Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

Menurut Survei, Netflix Semakin Ditinggal Pelanggannya

e-Business
20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

20 Link Download Twibbon Hari Kebangkitan Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Software
Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

Apa itu Akun Bot atau Spam yang Bikin Elon Musk Tunda Beli Twitter?

e-Business
Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Menhub Minta Boeing Penuhi Kebutuhan Pesawat Garuda dan Lion Group

Hardware
Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Google Hapus Aplikasi Perekam Telepon di Play Store Karena Dinilai Langgar Privasi

Software
TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

TikTok Siapkan Fitur Branded Mission, Bikin Video Iklan Bisa Dapat Uang

Software
iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

iPhone atau Macbook Hilang, Apa yang Harus Dilakukan?

Hardware
Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Riset Sebut iPhone Bisa Terinfeksi Malware Meski dalam Keadaan Mati

Software
Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Oppo Ajak Penggemar PUBG Mobile Main Bareng Bigetron, Ini Link Pendaftarannya

Software
Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Tabel Spesifikasi dan Harga Advan Nasa Pro yang Dibanderol Rp 1 Jutaan

Gadget
Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Xiaomi Redmi 10A Resmi di Indonesia, Harga Rp 1,5 Jutaan

Gadget
YouTube Luncurkan 'Most Replayed', Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

YouTube Luncurkan "Most Replayed", Permudah Tonton Bagian Video yang Sering Diulang

Software
Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

Apa itu ICAO? Organisasi Aviasi yang Tawari Indonesia Jadi Anggota Dewan

e-Business
Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Huawei Mate Xs 2 Resmi Meluncur Global, Harga Rp 30 Jutaan

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.