Kompas.com - 11/09/2013, 01:04 WIB
iPhone 5S saat diperkenalkan secara resmi oleh Apple, Selasa (11/9/2013). (TheVerge)iPhone 5S saat diperkenalkan secara resmi oleh Apple, Selasa (11/9/2013).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Prosesor 64-bit bukan barang baru untuk dunia PC dan laptop, tapi smartphone selama ini baru memanfaatkan prosesor 32-bit. Hal itu berubah setelah Apple resmi meluncurkan iPhone 5S hari Selasa (10/9/2013) kemarin.

Dikutip dari The Verge, ponsel terbaru dari Apple tersebut dipersenjatai dengan prosesor Apple A7 yang menggunakan arsitektur 64-bit. Menurut wakil presiden senior pemasaran Apple Phil Schiller, Apple A7 merupakan chip 64-bit "yang pertama dan satu-satunya di dunia."

Lalu, apa kelebihannya dibandingkan prosesor 32-bit pada ponsel-ponsel (termasuk iPhone) terdahulu? Di samping jumlah transistor dan beberapa parameter spesifikasi lain yang lebih tinggi, Apple A7 mampu mengakses memori (RAM) dengan kapasitas lebih dari 4GB. Sebelumnya, prosesor-prosesor 32-bit terbatas pada angka itu.

Dengan demikian, prosesor ini seharusnya mampu menawarkan kinerja yang lebih baik untuk aplikasi-aplikasi yang rakus sumber daya.

Arsitektur 64-bit membutuhkan dukungan software, dan sistem operasi iOS7 yang terbaru pun mampu berjalan dalam mode 64-bit, begitu juga dengan aplikasi-aplikasinya. Tentu, di samping aplikasi 64-bit, iPhone 5S juga tetap kompatibel dengan aplikasi 32-bit.

Apple turut menyiapkan toolset pemrograman Xcode yang mendukung pengembangan aplikasi 64-bit untuk memudahkan para pengembang aplikasi membuat software untuk iPhone 5S.

Sebelumnya, pada akhir Agustus lalu, memang sempat beredar rumor bahwa iPhone 5S bakal mengusung prosesor 64-bit. Hal itu kini telah menjadi kenyataan.

Baca berita-berita lain seputar topik ini di:
Peluncuran iPhone 5S dan 5CDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.