Kompas.com - 23/06/2014, 10:24 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Perusahaan elektronik Philips mengatakan pihaknya memenangkan kasus pelanggaran paten terhadap Nintendo di pengadilan Inggris, Jumat (20/6/2014). Ini merupakan kemenangan pertama Philips dari empat gugatan yang ditujukan ke Nintendo.

Juru bicara Philips, Bjorn Teuwsen, mengatakan paten itu berkaitan dengan sistem pelacakan gerak yang dipakai Nintendo pada konsol game Wii.

"Ini paten tentang gerak, isyarat, dan penunjukkan kontrol yang kami sediakan bagi produsen set-top-box dan konsol game melalui program lisensi paten," kata Teuwsen seperti dikutip dari Reuters.

Perusahaan asal Belanda ini menambahkan, sejak 2011 Philips telah berusaha berdiskusi dengan Nintendo untuk kesepakatan lisensi paten namun tak kunjung berhasil. Sehingga, Philips mengambil tindakan hukum di Jerman dan Inggris pada 2012.

Bukan hanya itu, Philips juga menggugat Nintendo di Perancis pada 2013 dan Amerika Serikat pada bulan Mei 2014.

Teuwsen tidak memberi rincian tentang denda yang harus dibayar Nintendo atau implikasi keuangan yang didapat Philips dari keputusan ini. "Kami sudah meminta kompensasi yang adil atas pelanggaran paten ini," tutup Teuwsen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.