Google Longgarkan Aturan Ponsel Android One

Kompas.com - 06/11/2015, 13:11 WIB
Ilustrasi Android One Oik Yusuf/ Kompas.comIlustrasi Android One
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Google dikabarkan sedang mengubah program Android One sehingga lebih mudah dikerjakan oleh vendor dan menghasilkan ponsel baru yang lebih baik.

Modifikasi program yang dimaksud adalah memberikan fleksibilitas pada para vendor yang menjadi rekan pembuatan ponsel tersebut.

Contohnya, seperti dilansir KompasTekno dari The Verge, Jumat (6/11/2015), kini vendor diperbolehkan membeli suku cadang ponsel dari siapapun yang diinginkan.

Selain itu, Google juga menyediakan lima pilihan spesifikasi kamera ponsel sehingga vendor akan lebih bebas.

Sumber melaporkan bahwa Google saat ini tengah bekerja sama dengan Lava, perusahaan ponsel asal India, untuk menguji program Android One baru tersebut. Kemungkinan ponsel ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang.

Program Android One sebenarnya dibuat demi mempermudah vendor yang ingin memproduksi ponsel Android dengan kinerja baik sekaligus harga banderol murah.

Sebelumnya, Google memberikan syarat ketat untuk setiap proses produksi Android One, mulai dari pemilihan suku cadang hingga soal pemasok yang dipakai. Tujuannya agar vendor cukup terima jadi, tanpa harus bersusah payah merancang desain dan mencari pemasok.

Syarat lainnya tentu saja memasukkan sejumlah layanan Google, misalnya Gmail, Maps, dan Hangouts.

Sayangnya hal demikian membuat sejumlah vendor merasa kurang cocok karena mereka tidak bisa menghemat dana pembelian suku cadang dan tidak bisa menonjolkan diferensiasi produknya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber The Verge
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X