Situs Diretas, Indosat Angkat Bicara

Kompas.com - 29/04/2017, 18:00 WIB
Indosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015). Reska K. Nistanto/KOMPAS.comIndosat resmi berubah nama menjadi Indosat Ooredoo sejak Kamis (19/11/2015).
Penulis Deliusno
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Subdomain situs Indosat diretas pada Sabtu (29/4/2017). Pihak operator seluler itu pun akhirnya angkat bicara soal kasus peretasan tersebut.

Menurut operator seluler yang identik dengan warna kuning itu, subdomain tersebut sebenarnya dimiliki dan dikelola oleh rekanan. Subdomain tersebut diakui sudah lama tidak aktif.

"Saat ini kami tengah melakukan evaluasi terhadap prosedur dan pengaturan penggunaan situs subdomain yang menggunakan nama Indosat Ooredoo dan situs-situs microsite partner yang mengandung promosi, yang lama tak aktif dan relevan," tulis Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo dalam keterangan pers yang KompasTekno terima, Sabtu (29/4/2017).

Indosat Ooredoo juga menyatakan sedang melakukan langkah-langkah antisipasi untuk melindungi seluruh perangkat situs dan anak-anak perusahaan. Selain itu, Indosat juga mengaku sedang bekerja sama dengan para rekanan agar situs mereka juga dalam keadaan aman.

"Untuk menyikapi kejadian ini, maka perlu dilakukan usaha bersama untuk terus mendorong adanya nilai-nilai positif serta etika baik dalam penggunaan data internet oleh masyarakat maupun layanan data oleh operator agar akses dunia digital yang merata dan berkeadilan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia," kata Deva.

"Kami percaya seluruh pihak harus bekerja sama untuk mencapai hal ini," imbuhnya.  

Lebih lanjut, Indosat Ooredoo juga menyikapi kasus peretasan yang marak terjadi dua hari ini. Menurutnya, tindakan ini bukan saja menyerang salah satu kompetitor, tetapi seluruh kegiatan industri dan kegiatan dunia digital Indonesia.

Pada Jumat (28/4/2017), situs milik Telkomsel, www.telkomsel.com, dijahili oleh hacker. Tampilan situs tersebut diubah (deface). Pihak hacker sendiri meninggalkan pesan yang berisikan keluh kesah soal tingginya harga paket data Telkomsel.

Sehari setelahnya, giliran subdomain milik Indosat yang diretas. Si hacker meningalkan pesan yang menyatakan bahwa seharusnya Indosat tidak menyindir kasus peretasan yang dihadapi oleh Telkomsel.

Baca:

- Giliran Situs Indosat yang Diretas

- Begini Kronologi Peretasan Situs Menurut Dirut Telkomsel

- Telkomsel Tanggapi Protes Hacker yang Bilang Tarif Internet Mahal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X