Malware Baru Bisa Menyisipkan Link Jebakan di Hasil Pencarian Internet

Kompas.com - 18/12/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi malware techsru.comIlustrasi malware

KOMPAS.com - Microsoft belakangan berhasil mengidentifikasi sebuah malware baru yang bernama Adrozek. Program jahat yang satu ini secara spesifik mengincar browser yang berjalan di perangkat Windows seperti Chrome, Edge, dan Firefox untuk menghasilkan uang.

Caaranya adalah dengan menyisipkan tautan-tautan jebakan di hasil pencarian di internet yang dilakukan lewat peramban. Apabila di-klik, link palsu tersebut bakal mengalihkan korban ke situs-situs berisi iklan.

Baca juga: Ratusan Aplikasi Android Terjangkit Malware Mata-mata dan Pencuri Data

"Para penyerang (pencipta malware Adrozek) mendapatkan uang lewat program affiliate advertising, bayarannya berdasarkan jumlah trafik yang dialihkan ke situs-situs terkait," tulis Microsoft dalam posting blog tentang Adrozek.

Malware ini mencantumkan iklan pada halaman penelusuran dengan memodifikasi Dynamic Link Library atau file DLL untuk mengubah setting peramban, termasuk mematikan sistem keamanan dan update otomatis.

Contoh tautan-tautan jebakan yang dipasang malware Adrozek di hasil pencarian peramban (gambar kanan)Microsoft Contoh tautan-tautan jebakan yang dipasang malware Adrozek di hasil pencarian peramban (gambar kanan)

Selain mencari uang dari iklan, Adrozek bisa melakukan hal lain yang lebih berbahaya, yakni mencuri informasi login dari Firefox. Androzek juga dapat dimanfaatkan sebagai platform untuk melancarkan kejahatan siber lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adrozek disalurkan lewat mekanisme drive-by download yang secara otomatis mengunduh file malware ke PC apabila penggunanya mengunjungi situs berbahaya.

Baca juga: Apple Kecolongan Izinkan Malware Menyusup ke MacOS

Di puncak penyebarannya pada Agustus lalu, Microsoft mengatakan Adrozen menginfeksi lebih dari 30.000 perangkat setiap hari, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari PC Magazine, Jumat (18/12/2020).

Untungnya, software antivirus Microsoft Defender yang terpasang secara default di Windows 10 sudah bisa mendeteksi dan menangkal Adrozek. Mereka yang perambannya terlanjur terinfeksi disarankan untuk melakukan instalasi ulang browser yang bersangkutan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.