Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Aplikasi Android Terjangkit Malware Mata-mata dan Pencuri Data

Kompas.com - 13/11/2020, 15:45 WIB

KOMPAS.com - Firma keamanan sistem, Kaspersky menemukan 153 aplikasi Android berbahaya yang mengandung malware jenis trojan bernama Ghimob.

Ghimob dikembangkan oleh kelompok misterius yang turut bertanggung jawab atas kasus penyebaran malware Astaroth (Guildma), yang sempat menyerang sistem operasi Windows beberapa waktu lalu.

Dalam laporannya, Kaspersny mengatakan Ghimob merugikan pengguna ponsel lantaran dapat memata-matai dan mencuri data dari aplikasi yang ditungganginya.

Baca juga: 17 Aplikasi Ini Terinfeksi Malware Joker, Segera Hapus dari Ponsel Android Anda

Kaspersky menyebut bahwa malware ini telah disisipkan di dalam aplikasi Android berbahaya yang dapat diunduh melalui situs dan server yang serupa, seperti yang sebelumnya telah digunakan dalam serangan malware Astaroth (Guildma).

Oleh sebab itu, malware ini tidak disebarkan melalui toko aplikasi Google Play Store. Kelompok pencipta Ghimob memanfaatkan alamat e-mail atau situs berbahaya untuk mengarahkan pengguna ke situs web yang mempromosikan aplikasi Android palsu.

Dalam modusnya, ratusan aplikasi berbahaya ini akan tampil menyerupai aplikasi-aplikasi resmi seperti Google Defender, Google Docs, WhatsApp Updater, atau Flash Update.

Ketika aplikasi berbahaya tersebut diunduh dan dipasang pada ponsel, pengguna akan diminta untuk memberikan akses ke layanan Aksesbilitas (Accessibility).

Apabila izin akses telah terlanjur diberikan, maka Ghimob akan mencari salah satu dari 153 aplikasi berbahaya tersebut. Selanjutnya, malware ini akan berupaya mencuri data kredensial pengguna dengan menampilkan halaman login palsu pada aplikasi.

Baca juga: Apple Kecolongan Izinkan Malware Menyusup ke MacOS

Tujuan utama malware ini adalah mencuri data yang memuat informasi mengenai mata uang kripto (cryptocurrency). Setelah mendapatkan informasi pengguna, kelompok pencipta Ghimob akan melakukan transaksi ilegal dari akun pengguna yang telah diretasnya.

Dihimpun KompasTekno dari ZDNet, Jumat (13/11/2020), Ghimob memiliki kesamaan dengan malware BlackRock dan Alien. Ghimob dinilai sebagai malware yang tergolong lebih sederhana karena hanya memiliki fokus untuk mencuri informasi pribadi pengguna.

Kaspersky turut mengklaim bahwa malware ini ditargetkan untuk menyerang industri perbankan di negara Brasil. Namun karena jangkauannya yang luas, Ghimob diduga akan turut menyerang bank di negara Jerman, Portugal, Peru, Paraguay, Angola dan Mozambik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber ZDNet


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Apple Rilis Kode Penting Lisa, Komputer Pertama Apple yang Meluncur 40 Tahun Lalu

Gadget
Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Pre-order Samsung Galaxy S23 di Indonesia Dibuka 2 Februari

Gadget
[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat 'Googling' Serial 'The Last of Us' | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

[POPULER TEKNO] Pendiri Google Turun Gunung Lawan ChatGPT | Ada Jamur Cordyceps Saat "Googling" Serial "The Last of Us" | Curhatan Mantan Karyawan Google yang Viral di TikTok

Internet
Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat 'Googling' Serial The Last of Us

Jamur Cordyceps Tumbuh di Layar Saat "Googling" Serial The Last of Us

Internet
Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode 'High-Res'

Ini Hasil Foto Kamera Utama Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G dengan Mode "High-Res"

Gadget
VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

VIDEO: Cara Mudah Memperbesar Ukuran File PDF

Software
Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Kirim Foto via WhatsApp Android Tidak Akan Pecah Lagi?

Software
Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Sejarah Canva, Situs Desain Grafis Online yang Kini Populer

Internet
Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Oppo Reno 8T 4G dan Reno 8T 5G Segera Masuk Indonesia, Begini Wujudnya

Gadget
Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Arti Kata “People Pleaser” yang Ramai Digunakan di Medsos Belakangan

Internet
3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

3 Cara Membuat Stiker WA Bergerak lewat HP

Software
Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Konten FYP TikTok Tak Cuma Andalkan Algoritma, Ada Fitur Rahasia yang Dikendalikan Karyawan

Software
Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Tanda-tanda iPhone 15 Bakal Punya Kamera Periskop

Gadget
5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

5 Cara Langganan Disney+ Hotstar dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

IBM PHK 3.900 Karyawan, Bukan karena Bisnis Lesu

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.