Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal GPS dan Cara Kerjanya dalam Menunjukkan Lokasi dan Rute

Kompas.com - 01/05/2024, 17:15 WIB
Zulfikar Hardiansyah

Penulis

KOMPAS.com - GPS (Global Positioning System) merupakan salah satu teknologi yang bisa dibilang sangat umum dipakai sehari-hari di masa sekarang. GPS hadir di berbagai perangkat pengguna, seperti smartphone, smartwatch, mobil pintar, dan masih banyak lagi.

Di perangkat-perangkat teknologi itu, GPS umum dikenal dengan sebutan fitur Lokasi atau Location. Sebagian besar pengguna banyak memanfaatkan GPS untuk melakukan beberapa aktivitas navigasi seperti mencari lokasi dan menunjukkan arah.

Baca juga: Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Hadir di Indonesia, Berapa Harganya?

Misalnya, pengguna hendak menuju kota A, pengguna dapat membuat rute dengan arah menuju ke sana menggunakan dukungan GPS. GPS telah banyak membantu berbagai aktivitas pengguna sehari-hari.

Meski sudah sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, tahukah sebenarnya bagaimana cara kerja GPS dalam menunjukkan lokasi dan arah? Artikel ini bakal mengulas cara kerja GPS.

Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara kerja GPS yang perlu diketahui dalam membantu pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas navigasi.

Apa itu GPS?

Sebelum mengetahui cara kerjanya, ada baiknya pengguna memahami dulu pengertian GPS. Lantas, apa itu GPS? GPS adalah sistem navigasi berbasis satelit. Sistem navigasi ini bisa beroperasi selama 24 jam dalam segala kondisi.

Kemampuan navigasi pada GPS bergantung pada satelit di luar angkasa. Kehadiran GPS sebagai sistem navigasi awalnya ditujukan untuk mendukung aktivitas kelompok militer pada sekitar 1970-an.

Kala itu, militer Amerika Serikat tengah mencari sistem navigasi yang independen dari infrastruktur berbasis darat. Sebelum ada GPS, navigasi masih dilakukan secara manual dengan melihat peta, kompas, dan hitungan.

Navigasi manual itu dinilai rentan terhadap kekeliruan. Hingga akhirnya, militer AS mengorbitkan satelit untuk membantu navigasi. Sistem navigasi ini dapat memberikan informasi lokasi yang tepat kepada para tentara dan memastikan pergerakan yang akurat.

Baca juga: Google Maps Bikin Kesasar? Begini Cara Kerjanya

Selama beberapa dekade berikutnya, GPS mengalami banyak perkembangan dengan menambahkan lebih banyak satelit dan teknologi canggih. Akhirnya, pada 1995, GPS bisa sepenuhnya beroperasi dan menandai titik penting dalam teknologi sistem navigasi.

Kemudian, GPS juga akhirnya bukan lagi hanya digunakan untuk kelompok militer, melainkan juga dibuat agar tersedia untuk dimanfaatkan oleh kelompok sipil atau pengguna umum. Itulah pengertian GPS. Adapun penjelasan cara kerja GPS adalah sebagai berikut.

Cara kerja GPS

Secara umum, cara kerja GPS bergantung dari proses komunikasi antara satelit GPS dan perangkat GPS pengguna, bisa smartphone, smartwatch, dan lainnya. Satelit berfungsi untuk mengirim sinyal, sedangkan perangkat berfungsi untuk melakukan penghitungan.

Dikutip dari laman resmi Garmin, satelit GPS mengelilingi bumi dalam orbit atau lintasan yang tepat. Satelit GPS itu akan secara aktif mengirim sinyal dan parameter orbital ke perangkat GPS untuk memecahkan kode dan menentukan lokasi tepat dari satelit.

Ilustrasi satelit GPS mengorbit bumi.iStockphoto/aapsky Ilustrasi satelit GPS mengorbit bumi.

Perangkat GPS menggunakan informasi itu dan trilaterasi untuk menghitung lokasi pasti pengguna. Dalam penghitungannya, perangkat GPS mengukur jarak ke masing-masing satelit dengan jumlah waktu yang diperlukan untuk menerima sinyal yang dikirimkan.

Dengan pengukuran jarak dari beberapa satelit lagi, perangkat GPS dapat menentukkan posisi pengguna dan menampilkannya secara digital. Untuk menentukkan posisi dengan lebih akurat, perangkat GPS akan membaca sinyal dari empat atau lebih satelit.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com