iPhone Bakal Tak Bisa Dipakai "Chatting" Saat Berkendara - Kompas.com

iPhone Bakal Tak Bisa Dipakai "Chatting" Saat Berkendara

Oik Yusuf
Kompas.com - 12/06/2017, 12:26 WIB
Apple Fitur Do Not Disturb di iPhone

KOMPAS.com - Sudah bukan rahasia lagi bahwa pengguna ponsel sering ngerumpi lewat pesan instan kala sedang mengemudi kendaraan. Apple berniat mengurangi kebiasaan berbahaya ini dengan "mencegah" pengguna iPhone menerima pesan teks saat sedang menyetir.

Caranya adalah dengan membenamkan fitur baru bernama "Do Not Disturb" dalam update iOS 11 yang rencananya akan dirilis menjelang akhir 2017.

Fitur tersebut nantinya bakal membuat iPhone tidak bisa menampilkan notifikasi yang dinilai kurang penting, seperti pesan teks masuk dan update berita.

Dengan demikian, diharapkan pengguna ponsel yang tengah mengemudi tak akan mengalami gangguan konsentrasi dengan sibuk menatap layar ponsel.

“iPhone bisa mendeteksi ketika Anda sedang berkendara, lalu mematikan notifikasi dan menggelapkan layar secara otomatis,” sebut Apple dalam sebuah pernyataan yang dirangkum KompasTekno dari MacRumors, Senin (12/6/2017).

Fitur Do Not Disturb akan diaktifkan dengan sendirinya saat ponsel tersambung dengan sistem entertainment mobil melalui Bluetooth atau kabel. Apple juga menggunakan fitur pendeteksi kecepatan untuk mengetahui saat ponsel dibawa dalam kendaraan.

Ada opsi membalas pesan secara otomatis dengan auto-reply untuk memberitahu pengirim bahwa penerima sedang mengemudi dan tidak bisa membaca pesan.

Pengguna iPhone yang berada dalam kendaraan sebagai penumpang -bukan pengemudi- bakal diberikan opsi untuk mematikan Do Not Disturb sehingga bisa mengakses iPhone seperti biasa.

Beberapa aplikasi lain seperti Apple Maps juga tetap bisa diakses saat "Do Not Disturb" aktif untuk keperluan mencari jalan, tapi pengguna tidak bisa menyetel rute baru.

Penambahan fitur "Do Not Disturb" menandai kali pertama Apple berupaya mengurangi angka penggunaan ponsel oleh pengemudi kendaraan.

Kebiasaan ini memang berbahaya. Di Amerika Serikat saja, sepanjang 2015 lalu tercatat sebanyak 3.477 orang tewas dan 391.000 lainnya terluka dalam kasus-kasus terkait pengemudi yang perhatiannya teralihkan (distracted driving).

PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
SumberMacRumors
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM