India Kembangkan Laptop Harga Rp100.000

Multipoint memungkinkan lebih dari satu orang menggunakan satu komputer bersama-sama.

Selasa, 29 Juli 2008 | 22:37 WIB

NEW DELHI, SELASA - Untuk mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan, pemerintah India mendorong pengembangan laptop seharga 10 dollar AS atau sekitar Rp100.000-an. Laptop tersebut akan dipakai di sekolah-sekolah menengah atas.

"Risetnya akan dilakukan Institut Sains India di Bangalore dan Institut Teknologi India di Chennai," ujar D Purandeswari, Menteri Negara Pendidikan Menengah India dalam sebuah konferensi pers di Delhi, Selasa (29/7). Ia tidak menyebutkan lebih lanjut mengenai spesifikasi komputer tersebut, namun memastikan sebagian ongkos pembuatannya akan disubsidi pemerintah.

Selain penyediaan laptop murah, pemerintah India juga mengembangkan peralatan akses Internet murah. Jaringan Internet akan dibangun sampai ke pelosok untuk meningkatkan pembelajaran jarak jauh berbasis IT. Sekolah-sekolah menengah rencananya juga akan diberi bandwidth cuma-cuma untuk mengakses Internet dalam program pendidikannya.

India termasuk negara dengan penetrasi Internet rendah. Dari 1,13 miliar penduduk, hanya terdapat 4,38 juta pelanggan Internet berkecepatan tinggi.

Upaya memajukan IT India untuk pendidikan telah dirintis sejak lama bersama dengan sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan Intel. India juga pernah mencanangkan pengembangan komputer dengan harga murah sebelumnya.

Pemerintah India tidak berminat dengan program One Laptop Per Child (OLPC) yang digagas Nicholas Negroponte. Alasannya, pemberian laptop untuk setiap anak sekolah dinilai akan menghasilkan dampak sampingan terutama menmghambat kreativitas dan daya analisis. Meski demikian, pilot project OLPC dilakukan di sana sejak tahun lalu dengan dukungan salah satu penyedia jasa Internet, Reliance Communication.

Microsoft Research Center di India, sejak dua tahun terakhir justru mengembangkan aplikasi agar satu komputer dapat diakses lebih dari satu orang. Selain akan menekan biaya, penggunaan berkelompok akan memacu kolaborasi. Salah satunya aplikasi MightyMice yang memungkinkan 30 mouse dapat dipakai bersama di satu komputer yang telah diinstal platform Multipoint.(PCWORLD)

WAH

Akses http://m.kompas.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share on Facebook  
Nilai 4.88 A A A
komentar anda
renisius raja @ Rabu, 7 Januari 2009 | 17:18 WIB
india bisa kenapa indonesia tdk bisa apalagi masalah pendidikan,SDM.
Ardi @ Senin, 4 Agustus 2008 | 15:54 WIB
kl indonesia bersih dr korupsi bisa anak TK punya Laptop,
edy @ Minggu, 3 Agustus 2008 | 19:13 WIB
what a wonderful! Indonesia,beranikah anda seperti india mencerdaskan bangsa ditengah krisis yang melanda?
Yadi @ Minggu, 3 Agustus 2008 | 14:01 WIB
mudah2an Indonesia bisa berkaca ke India
awal @ Minggu, 3 Agustus 2008 | 13:25 WIB
wah indonesia jangan mau kalah... semangat!!! itu sebagai acuan tuk bangsa qta India aja mampu, jd Indonesia Pasti BISA...
16 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Senin, 29 Juni 2009 | 14:20 WIB
Server Baru Blackberry dan Harapan Baru
Research In Motion (RIM), perusahaan pembuat Blackberry, akhirnya merilis server baru bernama BES 5.0.
Tutorial
Senin, 29 Juni 2009 | 10:23 WIB
Mendandani Layar Log On
Yuk, ubah layar log on yang berasal dari wallpaper Windows Vista.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort