Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Oppo Klaim Jadi Merek Ponsel Terlaris di Indonesia Kuartal I-2024

Kompas.com - 10/05/2024, 11:00 WIB
Bill Clinten,
Reska K. Nistanto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tiga bulan pertama di tahun 2024 (Januari - Maret) tampaknya menjadi rejeki bagi produsen ponsel Oppo di pasar Indonesia.

Pasalnya, Oppo Indonesia mengeklaim sebagai merek ponsel terlaris, alias nomor satu di Indonesia pada kuartal I-2024, dengan raihan pangsa pasar (market share) mencapai 21 persen.

Hal tersebut mencuat setelah pihak Oppo Indonesia menerima data pengiriman (shipment) ponsel di pasar Indonesia untuk kuartal I-2024 dari firma riset pasar Canalys

Dari data itu, disebutkan bahwa pangsa pasar Oppo mengalami peningkatan sebesar 15 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. 

Baca juga: Survei: Oppo Jadi Merek HP Paling Banyak Dibeli Orang Indonesia

Pihak Oppo Indonesia menyebut keberhasilan mereka di awal tahun 2024 ini didorong oleh beberapa faktor, salah satunya adalah tingginya minat konsumen pada Oppo Reno 11 Series (Reno 11 dan Reno 11 Pro) yang meluncur pada Januari lalu. 

Oppo juga melengkapi Reno 11 Series dengan Reno 11F pada Februari lalu, dan fitur-fitur mumpuni yang ada di ponsel ini, seperti AI Eraser dan AI Image Smart Matting, juga dianggap membuat ponsel tersebut dilirik konsumen dan laku di pasaran.

Oppo tak menyebut apakah ponsel-ponsel Oppo A-Series mereka, seperti Oppo A79 5G yang dirilis di Indonesia pada Februari lalu, turut berkontribusi banyak adalam peningkatan pangsa pasar Oppo di Tanah Air atau tidak.

Baca juga: Oppo K12 Resmi dengan Snapdragon 7 Gen 3, Baterai 5.500 mAh

Namun yang jelas, ke depannya, Oppo menyebut pihaknya akan terus mempertahankan posisi mereka di pasar Indonesia, tentunya dengan beragam produk yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia. 

Metode Canalys

Suasana konter HP di sentra ponsel Pusat Grosir Cililitan (PGC)Kompas.com/Lely Maulida Suasana konter HP di sentra ponsel Pusat Grosir Cililitan (PGC)

Perlu dicatat, metode riset Canalys di atas mengandalkan metode Sell-in Shipment. Metode ini menghitung jumlah pengiriman ponsel yang dikirimkan dari vendor atau produsen kepada distributor, toko, atau penjual, bukan penjualan ke konsumen akhir.

Artinya, laporan Canalys merupakan gambaran dari jumlah ponsel yang sudah dikirimkan ke pasar atau toko saat ini. Boleh jadi, unit-unit yang dikirimkan vendor ini sudah laku dibeli atau masih dipajang di toko.

Metode lain dari Sell-In adalah Sell-Out. Metode Sell-Out Shipment merupakan metode penghitungan pasar berdasarkan jumlah barang yang telah dijual distributor atau toko HP ke konsumen.

Laporan yang mengandalkan metode Sell-Out adalah laporan yang menggambarkan berapa banyak HP yang memang sudah terjual atau ada di tangan konsumen saat ini, bukan yang masih ada di toko.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com