Whatsapp Messenger Jadi 'Senjata' Baru Nokia

Kompas.com - 11/04/2011, 19:20 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS.com - Menggunakan OVI Chat di ponsel-ponsel terbaru Nokia ternyata tak cukup mendongkrak popularitas layanan chatting di kalangan pengguna Nokia. Kini ada 'senjata' baru yang diandalkan Nokia untuk bersaing dengan layanan chatting via ponsel yakni Whatsapp Messenger.

Whatsapp Messenger merupakan salah satu aplikasi yang diunggulkan dalam program Nokia Break Free yang baru diluncurkan Jumat (8/4/2011) pekan lalu. Aplikasi chatting yang memungkinkan pengguna mengirim pesan serta file gambar, suara, dan video itu bisa dipakai lintas platform dan tidak ribet menggunakannya.

"Untuk terhubung dengan teman lewat Whatsapp Messenger, tak perlu minta PIN dan menunggu di-approve.Yang perlu dilakukan hanyalah meminta nomor telepon saja. Kalau nomor telepon sudah ada di phonebook, maka otomatis orang itu menjadi teman kita. Jadi enggak perlu repot lagi," kata Head of Service and Portofolio Nokia Indonesia Haryati Lawidjaja.

Ia mengatakan bahwa Whatsapp Messenger sendiri bukan aplikasi eksklusif milik Nokia. Beberapa ponsel merek lain sebenarnya juga bisa memakai Whatsapp Messenger. Namun, justru dengan aplikasi yang lintas platform tersebut membuat pengguna tak terbatasi sekat-sekat sehingga dapat bebas berkomunikasi dari ponsel Nokia ke ponsel lain layaknya komunikasi suara atau SMS.

Ketika ditanya apakah kehadiran Nokia dengan Whatsapp Messenger adalah upaya untuk mengalahkan penetrasi BlackBerry dengan fitur utamanya BlackBerry Messenger, Haryati menjawab diplomatis. "Sebenarnya enggak berhubungan dengan mengalahkan. Tapi kita lebih melihat kebutuhan konsumen. Meski demikian, tak bisa dipungkiri bahwa kemampuan layanan Blackberry Messenger dan Whatsapp Messenger memiliki kesamaan. Keduanya sama-sama memungkinkan pengguna mengirimkan teks dan file gambar, suara dan video semudah mengirim SMS. Jadi, kompetisi keduanya lewat layanan ini sangat dimungkinkan," ujarnya.

Jadi, apakah Whatsapp Messenger akan membantu Nokia mengalahkan BlackBerry Mesenger? Haryati hanya menjawab dengan optimis bahwa Whatsapp Messenger akan dipakai banyak orang, terutama dengan masih banyaknya orang yang memakai Nokia.

"Dari seluruh pengguna ponsel 70 persen masih memakai Nokia. Let's say 10 persennya memakai ponsel yang bisa support aplikasi Whatsapp Messenger," ujarnya. Menurutnya, dengan jumlah pemakai Nokia itu, Whatsapp Messenger sangat berpeluang untuk digunakan lebih banyak orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.