TEKNOLOGI

Energi Hibrida Datangkan Manfaat

Kompas.com - 10/04/2012, 04:08 WIB
Editor

Yogyakarta, Kompas - Proyek percontohan pembangkit tenaga listrik tenaga hibrida di kawasan Pantai Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, menunjukkan perkembangan baik. Program kerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi itu meyakinkan bahwa teknologi hidrida perpaduan angin dan sinar matahari layak dikembangkan di daerah kepulauan.

Peneliti energi terbarukan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Ahmad, Agus Setiawan, salah satu pencetus proyek percontohan, menyatakan, sebagai negara kepulauan, tak mungkin mengandalkan listrik dari Perusahaan Listrik Negara seperti di Jawa. ”Di samping medan di kepulauan sulit, biaya terlalu mahal. Energi hibrida inilah teknologi murah dan manfaatnya efektif,” kata Agus di Yogyakarta, Senin (9/4). Jumat lalu, ada kunjungan dari Kementerian Ristek.

Penelitian Agus, kecepatan angin di Pantai Pandasimo 3-5 meter per detik sehingga perlu dikombinasi dengan generator kecepatan rendah dan energi panas matahari. ”Solusinya, perlu banyak kincir,” imbuhnya.

Proyek seluas 37 hektar ini proyek percontohan energi hibrida pertama di Indonesia. Ini tahun ketiga yang fokus pada pengembangan teknik produksi dan peningkatan daya listrik serta peningkatan kemampuan usaha mikro menengah kecil dan pemberdayaan ekonomi pesisir.

Meski dalam tahap pengembangan, tenaga hibrida ini sudah dimanfaatkan untuk pertanian di lahan berpasir yang memerlukan banyak air. ”Untuk menaikkan air ke permukaan,” kata Gusti Grehenson dari Humas UGM.

Saat ini, pembangkit listrik tenaga hibrida terpasang 35 unit turbin angin dengan tinggi rata- rata 18 meter, terdiri dari 26 turbin angin berkapasitas 1 kilowatt, 6 turbin angin 2,5 kilowatt, 2 turbin angin 10 kilowatt, dan satu turbin angin 50 kilowatt. Ditambah juga 175 unit sel surya dengan kapasitas 17,5 kWp.

Harapan

Kepala Bappeda Bantul Tri Saktiana berharap teknologi hibrida ini mudah diterapkan, dipelihara, dan digunakan sehingga meningkatkan kesejahteraan warga. ”Di Bantul, panjang pantai 13,5 kilometer bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin. Keinginan masyarakat konkret, memajukan usaha dan pertanian lewat teknologi,” ujarnya.

Dalijo (45), petani yang memiliki lahan pertanian di sekitar pantai, mengaku mendapatkan manfaat langsung atas keberadaan pembangkit listrik tenaga hibrida. Keberadaan pembangkit tersebut mampu dimanfaatkan untuk menyiram lahan pertanian dan usaha kolam ikan. ”Semenjak ada kincir, kami baru bisa bertani di lahan pasir,” katanya. (TOP)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sony Pangkas Harga Game PS4 dan PS5 hingga 80 Persen, Ini Daftar Game yang Menarik

Sony Pangkas Harga Game PS4 dan PS5 hingga 80 Persen, Ini Daftar Game yang Menarik

Software
25 Link Download Twibbon Hari Anti Narkoba Internasional 2022 dan Cara Pakainya

25 Link Download Twibbon Hari Anti Narkoba Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
2 Ponsel Misterius Vivo Segera Masuk Indonesia

2 Ponsel Misterius Vivo Segera Masuk Indonesia

Gadget
Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Airlangga serta Syarat, Jadwal, dan Biayanya

Link Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Universitas Airlangga serta Syarat, Jadwal, dan Biayanya

e-Business
6 Janji Zuckerberg Bikin Kreator Instagram dan Facebook Makin Cuan

6 Janji Zuckerberg Bikin Kreator Instagram dan Facebook Makin Cuan

e-Business
Mengapa E-mail Bisa Masuk ke Spam di Gmail? Ini 5 Penyebabnya

Mengapa E-mail Bisa Masuk ke Spam di Gmail? Ini 5 Penyebabnya

Internet
Gimbal DJI RS 3 dan RS 3 Pro Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harganya

Gimbal DJI RS 3 dan RS 3 Pro Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harganya

Hardware
Tombol “Caption” Hadir di Video Twitter

Tombol “Caption” Hadir di Video Twitter

Software
Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan Kredit

Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan Kredit

e-Business
Siap-Siap Menghadapi Otomatisasi Transportasi

Siap-Siap Menghadapi Otomatisasi Transportasi

Hardware
Cara Melihat Skor UTBK-SBMPTN 2022 dengan Mengunduh Sertifikat via Website LTMPT

Cara Melihat Skor UTBK-SBMPTN 2022 dengan Mengunduh Sertifikat via Website LTMPT

e-Business
Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Software
Instagram Uji Fitur 'Notes', Mirip IG Stories tapi Hanya Tulisan

Instagram Uji Fitur "Notes", Mirip IG Stories tapi Hanya Tulisan

Software
Mantan VP Gojek Alamanda Shantika Jadi Komisaris Blue Bird

Mantan VP Gojek Alamanda Shantika Jadi Komisaris Blue Bird

e-Business
Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.