Kompas.com - 10/03/2014, 11:36 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Istilah “selfie” atau aktivitas memotret diri sendiri tanpa bantuan orang lain menjadi tren sejak 2013. Tren ini tak lepas dari keinginan pengguna ponsel untuk memotret dirinya sendiri serta ketersediaan beragam ponsel canggih untuk melakukan selfie.

Salah satu produsen ponsel yang mendukung tren selfie adalah Acer melalui produk Liquid Z5. Ponsel ini dipasarkan di Indonesia sejak akhir Februari 2014 dengan harga Rp 2,3 juta.

Liquid Z5 tampil cukup baik jika dilihat dari desain fisiknya. Ketebalannya hanya 8,8mm dan bobotnya juga ringan lantaran terbuat dari materi plastik. Tampilan luarnya dipercantik dengan dua speaker dengan teknologi Dolby DTS di sisi atas dan bawah layar. Sementara panel belakangnya diberi warna abu-abu.

Oik Yusuf/Kompas.com
Layar Acer Liquid Z5
Oik Yusuf/Kompas.com
Ketebalan Acer Liquid Z5
Dengan banderol harga yang terjangkau, Liquid Z5 jelas hanya dibekali spesifikasi komponen kelas menengah ke bawah. Layarnya memang berukuran besar, tetapi hanya mendukung resolusi 854 x 480 pixel yang membuat tampilan teks atau gambar tidak cemerlang.

Prosesor yang digunakan adalah MediaTek MT6572 1,3GHz jenis dual-core Cortex-A7. Lalu ada unit prosesor grafis Mali-400, RAM 512MB, memori internal 4GB yang dapat diperluas dengan kartu Micro SD hingga 32GB, baterai 2.000mAh, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.2 (Jelly Bean).

Oik Yusuf/Kompas.com
Speaker atas
Oik Yusuf/Kompas.com
Speaker bawah
Komponen ini tidak membuat Liquid Z5 sebagai ponsel yang tangguh. Ia boleh gegas ketika sekadar digunakan untuk berpindah halaman atau berselancar internet. Namun, jika dipakai untuk membuka banyak aplikasi atau memainkan game kelas berat, Liquid Z5 kewalahan dan gagap.

Tombol selfie

Satu hal yang menarik dari Liquid Z5 adalah keberadaan tombol untuk memotret diri sendiri. Tombol yang terintegrasi dengan fitur AcerRapid itu berada di bawah unit kamera bagian belakang.

Oik Yusuf/Kompas.com
Tombol
Selain untuk memotret, tombol tersebut juga berfungsi untuk menerima panggilan telepon atau sebagai jalan pintas ke sebuah aplikasi favorit, seperti pemutar musik, browser, kalkulator, email, Facebook, hingga YouTube.

Jika pengguna menekan tombol tersebut selama kurang lebih 2 sampai 3 detik, otomatis akan masuk ke fitur kamera.

KompasTekno merasa letak tombol itu sangat pas. Jari telunjuk dengan mudah menemukan tombol tanpa harus meraba-raba. Namun, sebagian orang yang belum familiar dengan letaknya terlebih dulu harus mencari-cari tombol dan terkadang sidik jari mereka membekas di lensa kamera. Acer sudah mengatasi masalah tersebut dengan mendesain unit kamera yang menonjol sehingga pengguna dapat merasakan jika jarinya menyentuh lensa.

Hasil foto yang dihasilkan dari kamera belakang Liquid Z5 bisa disebut lumayan untuk sebuah ponsel di kisaran harga Rp 2,3 juta. Kamera belakang ini dibekali sensor 5MP, lensa f/2.4, serta lampu kilat LED.

Salah satu kekurangan Liquid Z5 terletak pada kamera depan yang buruk. Sebuah sensor kamera VGA jelas tak mampu mengangkat warna jika pengguna mengambil foto di dalam ruangan yang pencahayaannya berasal dari lampu. Hal ini sungguh disayangkan, padahal kamera depan adalah komponen penting jika Acer sungguh-sungguh membuat ponsel untuk mendukung aktivitas selfie.

Pengguna juga tidak dapat menentukan fokus jika memotret dengan kamera depan. Selain itu, baik kamera depan dan belakang, tidak dibekali fitur image stabilzer yang berfungsi meredam guncangan saat mengambil gambar.

Adanya pilihan self timer 2 detik atau 10 detik setelah menekan tombol selfie bisa dimanfaatkan pengguna untuk meminimalkan gerak tangan ketika memotret dengan kamera depan. Berikut adalah hasil foto kamera depan Liquid Z5 saat memotret di luar ruangan pada siang hari:

Dual SIM

Sisi kiri ponsel Liquid Z5 menyediakan dua slot kartu SIM yang mendukung jaringan GSM. Satu slot didesain untuk ukuran kartu Micro SIM dan satu lagi untuk ukuran kartu SIM pada umumnya (Mini SIM).

Oik Yusuf/Kompas.com
Slot Micro SIM dan MIni SIM
Ponsel ini mendukung jaringan 2G di spektrum frekuensi 850MHz, 900, MHz, 1.800MHz, dan 1.900MHz. Sementara jaringan 3G mendukung spektrum frekuensi 900MHz dan 2.100MHz.

Di sisi atas ponsel tersedia port audio 3,5mm dan tombol daya. Di sisi kanan ada tombol pengatur volume dan slot kartu memori Micro SD. Sementara di sisi bawah terdapat port Micro USB untuk mengisi daya baterai atau untuk menghubungkan ponsel dengan komputer pribadi.

Konektivitas lain yang didukung oleh Liquid Z5 adalah Wi-Fi, GPS, Bluetooth, Wi-Fi Hotspot, serta tersedia fitur FM Radio.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Liquid Z5 punya desain fisik yang sedap dipandang. Tombol di bawah kamera belakang sangat nyaman dan membantu pengguna untuk foto selfie. Sayangnya, kamera depan ponsel ini hanya dibekali sensor VGA sehingga tak mampu menghasilkan foto dengan kualitas baik. Padahal, kebanyakan pelaku foto selfie sangat mengandalkan kamera depan. Ponsel ini juga memiiki keterbatasan pada spesifikasi perangkat keras yang menyebabkan performanya kurang mantap, terutama untuk melakukan tugas-tugas berat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.