Kalau TKDN 4G Cuma Hardware, Indonesia Cuma Jadi Buruh

Kompas.com - 18/03/2016, 09:10 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika menyampaikan presentasi dalam kunjungan ke redaksi Kompas.com, Kamis (17/3/2016) Oik Yusuf/ KOMPAS.comMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika menyampaikan presentasi dalam kunjungan ke redaksi Kompas.com, Kamis (17/3/2016)
EditorOik Yusuf

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan main soal persyaratan Tingkat Kandungan Dalam Negeri ( TKDN) bagi ponsel 4G yang dipasarkan di Indonesia masih terus digodok.

Salah satu perkembangan terbaru, kini tersedia opsi untuk melebihkan komponen investasi software dalam TKDN dibandingkan hardware, dengan pilihan komposisi 75 persen software, 25 persen hardware dan 0 persen, 100 persen software.

Ketika berkunjung ke redaksi Kompas.com, Kamis (17/3/2016), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan sengaja mendorong agar investasi TKDN lebih dititikberatkan ke arah software.

“Kalau hanya hardware, kita akan jadi bangsa blue collar. Kita akan diadu, misalnya Indonesia berapa Vietnam berapa… Lama-lama kita jadi blue collar karena murah-murahan terus, jadi bangsa buruh,” kata Rudiantara menerangkan alasannya.

Agar industri Tanah Air tak terjebak dalam kompetisi harga hardware dengan negara lain, Rudiantara mengatakan bahwa Indonesia harus mencari nilai tambah dari software.

Dengan begitu, menurut Rudiantara, ketika nanti kerja sama perdagangan dengan negara-negara lain telah mulai dibuka seperti dalam Trans-Pacific Partnership (TPP), maka Indonesia akan siap dengan sumber daya manusia yang memiliki nilai tambah dari segi software.

Aturan soal TKDN sendiri baru akan mulai berlaku efektif pada1 Januari 2017. Ponsel-ponsel 4G yang dipasarkan di Indonesia nantinya harus memiliki kandungan lokal sebesar 30 persen.

Untuk memenuhi ketentuan TKDN, vendor ponsel bisa melakukan investasi di sektor manufaktur dengan lima pilihan skema, yakni 25 persen software dengan 75 persen hardware, 50 persen software dengan 50 persen hardware, 75 persen hardware dengan 25 persen hardware, serta 0 persen software 100 persen hardware atau 0 persen hardware 100 persen software.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X