Kompas.com - 06/10/2016, 15:25 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Google resmi merilis smartphone terbarunya, Pixel dan Pixel XL, dalam sebuah acara di San Francisco, AS, Selasa (4/10/2016).

Dalam acara peluncuran tersebut, Google tidak membeberkan bahwa keduanya sudah dilengkapi dengan kemampuan anti-air dan debu bersertifikasi IP53. Dalam sebuah wawancara dengan Droid-Life, raksasa internet tersebut mengakui adanya kemampuan itu.

Meski punya kemampuan tahan air, jangan pernah berpikir untuk membawa kedua ponsel tersebut saat mandi atau berenang. Pasalnya, kemampuan tahan airnya ternyata tidak begitu tinggi.

Setiap perangkat genggam yang memiliki sertifikasi anti-air akan dibekali dengan keterangan rating atau tingkat perlindungan berkode International Protection (IP). Misalnya, IP57, IP58 atau IP53.

Angka yang diletakkan di belakang IP, merujuk pada tingkat kemampuan sebuah perangkat dalam menahan masuknya debu atau air.

Digit pertama, dalam ukuran 0-6, merujuk ketahanan terhadap partikel padat, yaitu debu. Digit kedua, dalam ukuran 0-9, merujuk ketahanan terhadap partikel cair.

Berdasarkan kode IP53, duo Google Pixel mendapat peringkat 5 dalam hal ketahanan debu. Sedangkan ketahanan terhadap air hanya di peringkat 3.

Artinya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Droid-Life, Kamis (6/10/2016), Pixel dan Pixel XL memiliki ketahanan cukup tinggi terhadap partikel-partikel debu.

Namun ketahanan di tingkat 5 ini bukan ketahanan mutlak. Ponsel masih memiliki peluang kemasukkan debu dalam kapasitas yang tidak membahayakan operasionalnya.

Sementara itu, ketahanan pada air tergolong rendah. Peringkat 3 menunjukkan bahwa Pixel dan Pixel XL hanya tahan terhadap cipratan air yang jatuh dari hingga sudut 60 derajat.

Namun jangan coba-coba untuk menyiram, merendam, atau mandi sambil membawa Pixel dan Pixel XL. Sebab, air bisa dipastikan akan masuk dan mengganggu kinerja perangkat.

Sebagai gambaran, duo iPhone 7 dirilis dengan sertifikat berkode IP67 dan Samsung Galaxy S7 Edge memiliki sertifikat berkode IP68. Artinya kedua perangkat tersebut lebih tahan air debu dan air. Secara teori, pengguna bisa mengajaknya basah-basahan.

Satu hal yang perlu dipertimbangkan, meski kode IP merujuk pada ketahanan terhadap debu dan air, pengujiannya dilakukan dalam kondisi ponsel stand by dan di laboratorium. Pemakaian di dunia nyata, seperti untuk memotret di bawah air dan sebagaianya, bisa jadi akan mengurangi kemampuan tahan air dan debu itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Droid Life


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.