Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Google Permudah Hapus Data dan Akun Aplikasi di Play Store

Kompas.com - Diperbarui 16/02/2024, 07:31 WIB
Lely Maulida,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Toko aplikasi Google Play Store kini mempermudah pengguna yang ingin menghapus akun milik mereka di suatu aplikasi.

Google mengubah mekanisme penghapusan akun. Pengguna kini bisa meminta langsung pada pengembang aplikasi untuk menghapus akun dan data-data miliknya. Dengan demikian, data pengguna di aplikasi yang sudah tidak terpakai akan lebih aman.

Fitur itu dihadirkan dalam Google Play Store versi v39.7 yang dirilis pada Senin (12/2/2024).

"Sekarang Anda bisa meminta penghapusan data dan akun dari halaman App Details dengan mengeklik sebuah tautan yang diarahkan ke situs pengembang," bunyi deksripsi pembaruan tersebut.

Fitur ini sebenarnya tidak begitu baru, karena sudah diumumkan Google ke pengembang pada tahun lalu.

Saat itu, Google meminta pengembang aplikasi yang mensyaratkan pembuatan akun, agar mengizinkan pengguna nenghapus data dan akun baik lewat aplikasi maupun situs web pengembang.

Baca juga: Google Akhirnya Mau Bayar Rp 10 Triliun dan Rombak Play Store

Tahun lalu, Google juga membagikan gambaran mekanisme fitur penghapusan akun itu. Jadi, akan tersedia tautan menuju ke situs web pengembang di rincian sebuah aplikasi di Play Store.

Tautan itu muncul di dalam menu "Data Safety". Rinciannya bisa dilihat pada gambar berikut.

Ilustrasi cara hapus data dan akun aplikasi ke pengembang lewat Play StoreGoogle Ilustrasi cara hapus data dan akun aplikasi ke pengembang lewat Play Store

Pantauan KompasTekno, fitur ini belum tersedia di Indonesia. Jadi, pengguna ponsel Android di Indonesia belum bisa mengajukan penghapusan data ke pengembang langsung dari Play Store.

Google Play Store sebenarnya menyatakan bahwa pengguna bisa mengajukan penghapusan data di aplikasi ke pengembang. Keterangan itu tercantum dalam menu Data Safety. Hanya saja, tautan atau akses ke pengembang tidak tersedia langsung.

Dengan mencantumkan tautan ke situs web pengembang, pengguna nantinya bisa mengajukan penghapusan data maupun akun secara lebih mudah.

Perketat syarat pengembang

Selain meminta pengembang mengizinkan pengguna menghapus akun dan data sepenuhnya, Google juga memperketat syarat pengembang untuk rilis aplikasi di Play Store. Tujuannya untuk memangkas aplikasi berkualitas rendah dan tidak aman bagi konsumen.

Pada awal tahun 2023 lalu, seluruh pengembang diminta memenuhi persyaratan verifikasi untuk menerbitkan aplikasi di Play Store.

Kemudian November 2023, Google kembali meminta pengembang menguji aplikasi setidaknya ke 20 orang selama dua minggu, sebelum lanjut ke tahap produksi/pengembangan.

“Hal ini memungkinkan pengembang mengidentifikasi masalah, mendapatkan masukan (feedback), dan memastikan semuanya sudah siap sebelum aplikasi dirilis,” tulis Google di laman resmi Android Developers Blog, pada 2023 lalu.

Baca juga: Google Bayar Samsung Rp 124 Triliun demi Amankan Search dan Play Store

Lewat kebijakan baru, raksasa teknologi ini juga berencana berinvestasi lebih banyak soal proses peninjauan aplikasinya.

Sebab, dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Kamis (15/2/2024), aplikasi yang tersedia di Google Play Store dinilai memiliki keamanan yang kurang ketat dibandingkan App Store milik Apple.

Maka dari itu, Google mengungkapkan bahwa tim yang bertugas meninjau aplikasi sebelum dirilis di Play Store juga akan menghabiskan waktu lebih banyak lagi dalam memberi penilaian terhadap aplikasi baru.

Penilaian tersebut mencakup apakah aplikasi yang akan dirilis sudah sesuai dan memenuhi kebijakan yang berlaku, serta tidak menipu pengguna, baik di dalam maupun di luar Play Store.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kacamata Pintar Meta 'Ray-Ban' Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Gadget
Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Tanggal Rilis Game terbaru Hoyoverse Bocor di App Store

Game
Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

Revisi UU Penyiaran, KPI Bisa Awasi Konten Netflix dan Layanan Sejenis

e-Business
Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Revisi UU Penyiaran Digodok, Platform Digital Akan Diawasi KPI

Internet
Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Arti Kata NT, Bahasa Gaul yang Sering Dipakai di Medsos dan Game

Internet
Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

Profil Lee Jae-Yong, Bos Besar Samsung yang Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan

e-Business
Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Tablet Samsung Galaxy Tab S6 Lite 2024 Resmi di Indonesia, Ini Harganya

Gadget
WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

WhatsApp Dituduh Bocorkan Informasi Warga Palestina ke Israel, Ini Faktanya

Internet
Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

Cara Mengaktifkan eSIM Telkomsel di HP Android dan iPhone

e-Business
Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan 'Sensa HD Haptics'

Razer Perkenalkan Kishi Ultra, Controller Game dengan "Sensa HD Haptics"

Gadget
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Tanpa Aplikasi Tambahan, Mudah dan Praktis

Gadget
Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Rawan Rusak, Aksesori FineWoven iPhone dan Apple Watch Dihentikan?

Gadget
Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai  'Circle to Search' Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Fitur Penerjemah Kalimat Instan Pakai "Circle to Search" Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Software
Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

Triwulan I-2024, Transaksi Judi Online di Indonesia Tembus Rp 100 Triliun

e-Business
Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Polres Jakarta Selatan Tangkap Mantan Atlet E-sports Terkait Kasus Narkoba

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com