Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wii U Tak Bertaji, Petinggi Nintendo Potong Gaji

Kompas.com - 30/01/2014, 11:41 WIB
Reska K. Nistanto

Penulis

Sumber BBC

KOMPAS.com - Selama ini perhatian antusias game tersedot pada persaingan abadi dua konsol, Xbox One milik Microsoft dan PlayStation 4 jagoan Sony. Hanya sedikit yang masih ingat dan mengikuti perkembangan Nintendo.

Penjualan konsol Nintendo memang lebih lesu dibanding Xbox One ataupun PlayStation 4. Dalam laporan keuangan terbarunya, selama periode Juni hingga Desember 2013, keuntungan bersih perusahaan turun menjadi sekitar 10 miliar yen (atau sekitar 99 juta dollar AS).

Padahal, dalam periode yang sama di tahun lalu, NIntendo berhasil meraup laba bersih hingga 14,5 miliar yen. Jumlah perangkat Wii U yang berhasil dijual hingga Desember hanya 2,4 juta unit, sedikit lebih rendah dibanding pada tahun 2012 yang mencapai 3 juta unit.

Nintendo pun merevisi target penjualan Wii U pada Maret tahun lalu dari 9 juta unit menjadi hanya 2,8 juta unit. Konsol handheld-nya pun turut kena imbasnya. Perusahaan hanya menargetkan menjual 13,5 juta unit dari sebelumnya 18 juta unit.

Karena target penjualan yang tak bisa dipenuhi, Nintendo pun memberikan "hukuman" kepada jajaran eksekutifnya. Pucuk-pucuk pimpinan di perusahaan tersebut akan dikenai pemotongan gaji sementara.

Orang nomor satu di Nintendo akan mendapatkan pemotongan paling besar. Satoru Iwata, Presiden Nintendo tersebut harus merelakan setengah gajinya diambil oleh perusahaan.

Sementara eksekutif lainnya di tubuh Nintendo akan menerima pengurangan sebesar 20 hingga 30 persen, tergantung posisi masing-masing.

Pemotongan gaji ini akan berlaku selama lima bulan ke depan, atau hingga Juni 2014. Saat ditanya apakah Nintendo akan memperpanjang masa pemotongan gaji tersebut, kepada BBC UK (29/1/2014), Iwata mengatakan, "Saya akan memutuskannya nanti setelah melihat seperti apa kondisi manajemen saat itu."

Kini, perusahaan yang identik dengan game Donkey Kong dan Mario tersebut sedang menyiapkan langkah-langkah bisnis baru. Salah satu rumornya adalah Nintendo akan merilis demo game-nya di Android. Namun belakangan kabar tersebut dibantah oleh Nintendo.

Nintendo saat ini seperti dihajar dari sana-sini. Meledaknya penjualan smartphone dan tablet dengan spesifikasi tinggi membuat orang lebih banyak bermain game di perangkat genggam mereka. Kepopuleran Nintendo juga tertutup oleh PlayStation 4 dan Xbox One.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Samsung Experience Lounge Hadir di Jakarta, 'Ruangan' Smart Home dan Serba AI

Samsung Experience Lounge Hadir di Jakarta, "Ruangan" Smart Home dan Serba AI

Gadget
Bocoran iPhone 16 Series, Bawa Layar Lebih Luas dari iPhone 15

Bocoran iPhone 16 Series, Bawa Layar Lebih Luas dari iPhone 15

Gadget
Cara Mengatur Durasi Layar dan Aplikasi di iPhone

Cara Mengatur Durasi Layar dan Aplikasi di iPhone

Gadget
Microsoft Akan Beri Pelatihan AI Skilling untuk 840.000 Orang di Indonesia

Microsoft Akan Beri Pelatihan AI Skilling untuk 840.000 Orang di Indonesia

e-Business
Kenapa Aplikasi di iPhone Menginstal Ulang dengan Sendirinya? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Aplikasi di iPhone Menginstal Ulang dengan Sendirinya? Begini Cara Mengatasinya

Gadget
Merger XL Axiata-Smartfren, Siapa Berkuasa?

Merger XL Axiata-Smartfren, Siapa Berkuasa?

Internet
Bos Microsoft Satya Nadella Ungkap Peluang Komunitas Developer Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

Bos Microsoft Satya Nadella Ungkap Peluang Komunitas Developer Indonesia Masuk 5 Besar Dunia

Software
Cara Mengaktifkan Passkey di WhatsApp Android

Cara Mengaktifkan Passkey di WhatsApp Android

Software
OpenAI Rilis Fitur 'Memory' di ChatGPT, Bisa Ingat dan Kenali Pengguna

OpenAI Rilis Fitur "Memory" di ChatGPT, Bisa Ingat dan Kenali Pengguna

Software
Daftar 20 HP Terlaris Sepanjang Sejarah, Nomor 1 Bukan Smartphone

Daftar 20 HP Terlaris Sepanjang Sejarah, Nomor 1 Bukan Smartphone

Gadget
Microsoft Investasi Rp 27 Triliun di Indonesia, Terbesar dalam 29 Tahun

Microsoft Investasi Rp 27 Triliun di Indonesia, Terbesar dalam 29 Tahun

e-Business
'Microsoft Build: AI Day' Digelar di Jakarta, Dihadiri CEO Microsoft Satya Nadella

"Microsoft Build: AI Day" Digelar di Jakarta, Dihadiri CEO Microsoft Satya Nadella

e-Business
Bukti Investasi Apple Rp 1,6 Triliun di Indonesia Masih Sekadar Janji

Bukti Investasi Apple Rp 1,6 Triliun di Indonesia Masih Sekadar Janji

e-Business
Smartphone Vivo Y18e Meluncur, Bawa Layar 90 Hz dan Baterai 5.000 mAh

Smartphone Vivo Y18e Meluncur, Bawa Layar 90 Hz dan Baterai 5.000 mAh

Gadget
Tablet Xiaomi Pad 6S Pro Meluncur di Indonesia 5 Mei, Ini Bocoran Spesifikasinya

Tablet Xiaomi Pad 6S Pro Meluncur di Indonesia 5 Mei, Ini Bocoran Spesifikasinya

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com