U19 banner dropdown

Polisi Donggala Sita Kayu Ilegal

Dibaca:
Komentar :

PALU, KOMPAS.com - Aparat Polres Donggala, Sulawesi Tengah kembali menggagalkan penyelundupan ribuan batang kayu ilegal ke Sulawesi Selatan yang nilainya miliaran rupiah.     
    
Kapolres Donggala AKBP Fadjar Abdillah kepada wartawan di Palu, Rabu (1/4) mengatakan ribuan batang kayu ilegal ini disita petugas di sepanjang Sungai Lariang, Desa Kinavaro, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Selasa (31/3), setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat dan pengintaian yang dilakukan polisi.
    
Kayu ilegal dari berbagai jenis dan ukuran tersebut terikat di  sungai, sehingga berbentuk rakit yang jumlahnya 98 buah. Setiap rakit terdiri atas enam hingga delapan gelondongan kayu sepanjang dua hingga tiga meter.
    
Menurut kapolres, ribuan batang kayu ilegal itu merupakan hasil penebangan liar dari hutan produksi, yang rencananya akan dibawa ke "sawmill" (rumah pemotongan kayu) yang juga terletak di sungai tersebut.
    
Meski sudah menyita ribuan batang kayu ilegal tersebut, polisi tidak berhasil menangkap pelakunya.
    
Kata dia, diduga rencana penggerebekan yang akan dilakukan polisi sudah bocor, sehingga pelakunya kabur terlebih dulu.
    
Kapolres menduga praktik pembalakan itu melibatkan aparat keamanan, karena saat penggerebekan tidak dijumpai satu pun pelakunya. "Ini pasti ada yang membocorkan," katanya.    
    
Ia mengatakan untuk kepentingan penyidikan, polisi menyita ribuan batang kayu ilegal itu dengan memasang "garis polisi" di beberapa lokasi di Sungai Lariang.
    
Selain itu, polisi juga menyita "sawmill" dan rumah pemilik tempat pemotongan kayu tersebut.
    
Sebelumnya, jajaran Polres Donggala juga menyita 500 meter kubik lebih kayu ilegal yang akan diselundupkan ke Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
    
Selain menyita ribuan batang kayu bernilai miliaran rupiah itu, polisi menangkap tujuh tersangka dan seorang pembeli kayu.

 

Editor:

 

TERBARU
Internet
Jumat, 19 September 2014 16.07 WIB
Jejaring Sosial Khusus Orang Kaya, Daftar Saja Bayar
Software
Jumat, 19 September 2014 15.15 WIB
Android Berikutnya Ikut "Ketat" seperti iOS 8
Gadget
Jumat, 19 September 2014 14.14 WIB
Pendiri Apple Akhirnya Berhenti Pakai Android
Software
Jumat, 19 September 2014 13.13 WIB
Asyik, "Kepo" di Path Sekarang Sudah Tidak Ketahuan
e-Business
Jumat, 19 September 2014 12.30 WIB
Microsoft Indonesia Tak Terimbas PHK Global?
TERPOPULER
Sabtu, 13 September 2014 15.59 WIB
Membandingkan iPhone 6 dengan Galaxy S5
Rabu, 17 September 2014 17.16 WIB
Galaxy Note 4 dan Edge "Mendarat" di Jakarta
Senin, 15 September 2014 15.38 WIB
Begini Cara Intel "Buang" Kabel dari Monitor
Selasa, 16 September 2014 07.32 WIB
Android One Meluncur di India, Indonesia Berikutnya
Senin, 15 September 2014 09.17 WIB
Samsung: iPhone 6 Plus "Terinspirasi" Galaxy Note
Rabu, 17 September 2014 07.36 WIB
"Berapa Usia Jokowi?", Tanyakan ke Google
Kamis, 18 September 2014 17.07 WIB
"Jual Cepat" Redmi 1S Dikeluhkan Lelet, Ini Kata Lazada