Undang-undang Baru AS Siap Blokir YouTube - Kompas.com

Undang-undang Baru AS Siap Blokir YouTube

Kompas.com - 17/01/2012, 14:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga Amerika Serikat sedang memperjuangkan agar Senat AS tidak mengesahkan Undang-Undang Stop Online Piracy Act (UU SOPA). Pasalnya, SOPA mengancam pemblokiran terhadap situs web yang terindikasi melakukan pembajakan online.

Salah satu yang merasa terancam adalah YouTube. Dengan mengandalkan layanan video streaming, YouTube memang rentan terhadap pembajakan konten. Apa jadinya jika YouTube diblokir oleh Pemerintah AS?

"Semua orang tahu video yang tayang di YouTube ini milik siapa, meskipun orang lain yang melakukan upload terhadap video tersebut. Jadi, Anda tidak perlu takut karya Anda dibajak di YouTube. Justru, Anda mendapatkan promosi gratis terhadap produk Anda," ungkap Brent Hurley, Manager on The Strategic Partner Development Team YouTube, saat ditemui Kompas.com di Boost Conference di Grand Ballroom Hotel Inter Continental, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Hurley menambahkan, meski SOPA hanya berlaku di AS, dampaknya akan terasa di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Situs yang terindikasi mengandung pembajakan akan diblokir sehingga tidak bisa diakses oleh warga AS.

Jika situs dari startup digital Indonesia terindikasi mengandung pembajakan dan diblokir Pemerintah AS, maka situs dari Indonesia tidak akan bisa online di AS.

"YouTube menyatakan penolakan terhadap SOPA. Menurut kami, SOPA hanya strategi dari pebisnis film Hollywood yang ketakutan karya mereka dibajak di internet," ungkap Hurley.

Hurley adalah salah satu orang yang berada di balik tim yang mendirikan YouTube dan pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Operasional YouTube hingga tahun 2006. Sejak YouTube diakuisisi Google tahun 2006, Hurley berperan sebagai manajer dalam tim Strategic Partner Development Youtube yang fokus kepada kerja sama offline dengan berbagai pihak, untuk membangun integrasi YouTube di berbagai perangkat, di antaranya kamera, televisi, dan game konsol.

 

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorReza Wahyudi

    Terkini Lainnya

    Telkomsel Ditetapkan Sebagai Pemenang Lelang Frekuensi 2,3 GHz

    Telkomsel Ditetapkan Sebagai Pemenang Lelang Frekuensi 2,3 GHz

    e-Business
    Yuk, Jelajahi Planet Mars dari PC atau Gadget

    Yuk, Jelajahi Planet Mars dari PC atau Gadget

    Internet
    Xiaomi Redmi Note 5 Ikut Tren Layar 18:9?

    Xiaomi Redmi Note 5 Ikut Tren Layar 18:9?

    Gadget
    iPhone X Dorong Pertumbuhan Industri Smartphone

    iPhone X Dorong Pertumbuhan Industri Smartphone

    e-Business
    XL Luncurkan Kartu Prabayar Xtra Fun

    XL Luncurkan Kartu Prabayar Xtra Fun

    e-Business
    Fitur Baru ShareIt Permudah Transfer File dari dan ke Smartphone

    Fitur Baru ShareIt Permudah Transfer File dari dan ke Smartphone

    Software
    Facebook Uji Fitur Langganan Berita

    Facebook Uji Fitur Langganan Berita

    Internet
    Pesawat 'Widebody' Generasi Baru A330neo Terbang Perdana

    Pesawat "Widebody" Generasi Baru A330neo Terbang Perdana

    Hardware
    Pokemon Go Kedatangan Monster Hantu di Perayaan Halloween

    Pokemon Go Kedatangan Monster Hantu di Perayaan Halloween

    Software
    Begini Cara Diet Petinggi Facebook

    Begini Cara Diet Petinggi Facebook

    e-Business
    Perkembangan Robot Manusia dari Masa ke Masa

    Perkembangan Robot Manusia dari Masa ke Masa

    Hardware
    Adobe Perkenalkan Aplikasi Edit Foto Lightroom CC Berbasis Cloud

    Adobe Perkenalkan Aplikasi Edit Foto Lightroom CC Berbasis Cloud

    Software
    Samsung Galaxy Note 8 Bakal Dibekali Teknologi AR Google

    Samsung Galaxy Note 8 Bakal Dibekali Teknologi AR Google

    Software
    Penjualan iPhone 8 Lesu, Saham Apple Turun

    Penjualan iPhone 8 Lesu, Saham Apple Turun

    Gadget
    Uber Bangun Kota untuk Uji Mobil Tanpa Sopir

    Uber Bangun Kota untuk Uji Mobil Tanpa Sopir

    e-Business
    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM