Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Google Resmi Miliki Motorola Mobility

Dibaca:
Komentar :

KOMPAS.com - Regulator Amerika Serikat dan Eropa menyetujui Google membeli Motorola Mobility Holdings Inc sebesar 12,5 miliar dolar dan mereka mengatakan tetap mengawasi untuk memastikan paten penting industri telekomunikasi dilisensikan dengan harga wajar.

Ini merupakan salah satu dari serangkaian persetujuan pada Senin (13/2/2012) yang menggarisbawahi perebutan perusahaan-perusahaan teknologi untuk mendapatkan kolam besar paten, tulis Reuters dalam laporannya.

Departemen Kehakiman AS juga merestui konsorsium yang dipimpin Apple Inc membeli kekayaan paten perusahaan Kanada yang bangkrut, Nortel Networks Corp, dan menandatangani pembelian paten Novell Inc oleh Apple.

Upaya Google membeli Motorola, berikut 17.000 hak paten dan 7.500 aplikasi paten, dipandang sebagai langkah untuk bersaing dengan rival seperti Apple dan mempertahankan diri dan produsen-produsen ponsel Android dalam litigasi paten.

Akuisisi ini, yang terbesar dalam sejarah Google, juga akan menandai langkah paling signifikan raksasa Internet itu terjun ke bisnis perangkat keras - sebuah pasar di mana ia memiliki sedikit pengalaman.

Beberapa investor khawatir bahwa margin keuntungan Google mungkin akan "tersakiti" ketika menjadi pembuat perangkat keras, meskipun Google mengatakan berniat untuk menjalankan Motorola sebagai unit bisnis yang terpisah.

Namun, regulator di China, Taiwan, dan Israel masih belum menandatangani mengenai pembelian Motorola oleh Google.

"Keputusan merger ini tidak dan tidak akan berarti bahwa kita tidak khawatir dengan kemungkinan bahwa, setelah Google memiliki portofolio ini, Google dapat menyalahgunakan paten ini, menghubungkan beberapa paten dengan perangkat Android-nya. Ini kekhawatiran kita," kata Joaquin Almunia dari Komisi Persaingan Uni Eropa kepada wartawan di Brussels.

Regulator di China memiliki kesempatan hingga tanggal 20 Maret untuk memutuskan apakah akan menyetujui kesepakatan itu atau mulai fase ketiga review, menurut sebuah sumber yang dekat dengan masalah itu.

Pembelian tersebut akan membuat Google mempunyai salah satu perpustakaan paten terbesar dalam industri ponsel, serta menjadi manufaktur perangkat keras yang memungkinkan raksasa Internet itu mengembangkan lini produk ponsel sendiri.

Google, pendatang baru di pasar ponsel, sudah dituntut atas pelanggaran paten oleh Oracle Corp yang meminta ganti rugi hingga 6 miliar dolar.

Langkah Google untuk membeli Motorola Mobility terjadi tidak lama setelah ia mencoba dan gagal untuk membeli paten Nortel. Pemenangnya konsorsium yang dipimpin Apple, yang di dalamnya ada Research in Motion Ltd, Microsoft Corp, EMC Corp, Ericsson, dan Sony Corp.

Mereka setuju pada Juli untuk membayar 4,5 miliar dolar untuk 6000 paten dan paten aplikasi.

 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Hardware
Minggu, 19 Mei 2013 11.54 WIB
GPS Membantu Peringatan Dini Tsunami
Internet
Minggu, 19 Mei 2013 11.05 WIB
Ada Kanal Khusus Film Horor di YouTube
e-Business
Minggu, 19 Mei 2013 10.57 WIB
Tamasya di Taman Bermain ala Google - Bagian 1
e-Business
Minggu, 19 Mei 2013 09.55 WIB
Yahoo Siapkan Rp 10 Triliun "Cash" untuk Tumblr
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 16.27 WIB
Juni, BlackBerry Q10 Meluncur di Indonesia
TERPOPULER
Kamis, 16 Mei 2013 11.48 WIB
BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?
Sabtu, 18 Mei 2013 17.46 WIB
YouTube Bakal Bebas "Buffering"
Kamis, 16 Mei 2013 17.58 WIB
Kesan Pertama Menjajal BlackBerry Q5
Jumat, 17 Mei 2013 17.19 WIB
Microsoft Ejek Google di Parodi Iklan Chrome
Jumat, 17 Mei 2013 16.00 WIB
Sitra Wimax Hentikan Layanan Internet
Kamis, 16 Mei 2013 11.21 WIB
Bill Gates Ingin seperti Steve Jobs
Kamis, 16 Mei 2013 13.39 WIB
Kapan BlackBerry Q5 Masuk Indonesia?
Kamis, 16 Mei 2013 01.17 WIB
Google Perkenalkan Galaxy S4 Versi "Polos"
Kamis, 16 Mei 2013 15.19 WIB
Galaxy S4 Pecahkan Rekor Penjualan Tercepat