Google Resmi Miliki Motorola Mobility

Dibaca:
Komentar :

KOMPAS.com - Regulator Amerika Serikat dan Eropa menyetujui Google membeli Motorola Mobility Holdings Inc sebesar 12,5 miliar dolar dan mereka mengatakan tetap mengawasi untuk memastikan paten penting industri telekomunikasi dilisensikan dengan harga wajar.

Ini merupakan salah satu dari serangkaian persetujuan pada Senin (13/2/2012) yang menggarisbawahi perebutan perusahaan-perusahaan teknologi untuk mendapatkan kolam besar paten, tulis Reuters dalam laporannya.

Departemen Kehakiman AS juga merestui konsorsium yang dipimpin Apple Inc membeli kekayaan paten perusahaan Kanada yang bangkrut, Nortel Networks Corp, dan menandatangani pembelian paten Novell Inc oleh Apple.

Upaya Google membeli Motorola, berikut 17.000 hak paten dan 7.500 aplikasi paten, dipandang sebagai langkah untuk bersaing dengan rival seperti Apple dan mempertahankan diri dan produsen-produsen ponsel Android dalam litigasi paten.

Akuisisi ini, yang terbesar dalam sejarah Google, juga akan menandai langkah paling signifikan raksasa Internet itu terjun ke bisnis perangkat keras - sebuah pasar di mana ia memiliki sedikit pengalaman.

Beberapa investor khawatir bahwa margin keuntungan Google mungkin akan "tersakiti" ketika menjadi pembuat perangkat keras, meskipun Google mengatakan berniat untuk menjalankan Motorola sebagai unit bisnis yang terpisah.

Namun, regulator di China, Taiwan, dan Israel masih belum menandatangani mengenai pembelian Motorola oleh Google.

"Keputusan merger ini tidak dan tidak akan berarti bahwa kita tidak khawatir dengan kemungkinan bahwa, setelah Google memiliki portofolio ini, Google dapat menyalahgunakan paten ini, menghubungkan beberapa paten dengan perangkat Android-nya. Ini kekhawatiran kita," kata Joaquin Almunia dari Komisi Persaingan Uni Eropa kepada wartawan di Brussels.

Regulator di China memiliki kesempatan hingga tanggal 20 Maret untuk memutuskan apakah akan menyetujui kesepakatan itu atau mulai fase ketiga review, menurut sebuah sumber yang dekat dengan masalah itu.

Pembelian tersebut akan membuat Google mempunyai salah satu perpustakaan paten terbesar dalam industri ponsel, serta menjadi manufaktur perangkat keras yang memungkinkan raksasa Internet itu mengembangkan lini produk ponsel sendiri.

Google, pendatang baru di pasar ponsel, sudah dituntut atas pelanggaran paten oleh Oracle Corp yang meminta ganti rugi hingga 6 miliar dolar.

Langkah Google untuk membeli Motorola Mobility terjadi tidak lama setelah ia mencoba dan gagal untuk membeli paten Nortel. Pemenangnya konsorsium yang dipimpin Apple, yang di dalamnya ada Research in Motion Ltd, Microsoft Corp, EMC Corp, Ericsson, dan Sony Corp.

Mereka setuju pada Juli untuk membayar 4,5 miliar dolar untuk 6000 paten dan paten aplikasi.

 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Selasa, 25 November 2014 18.51 WIB
Evercoss Siapkan Ponsel 4G Rp 1 Jutaan
Gadget
Selasa, 25 November 2014 17.44 WIB
Google Tunjuk Evercoss Garap Android One
Gadget
Selasa, 25 November 2014 17.00 WIB
"Unboxing" Jam Tangan Samsung Gear S
Gadget
Selasa, 25 November 2014 14.14 WIB
Spek Beredar, Xperia Z4 Meluncur Januari 2015?
e-Business
Selasa, 25 November 2014 13.24 WIB
Samsung Akui Galaxy S5 Tak Sesuai Harapan
TERPOPULER
Rabu, 19 November 2014 10.58 WIB
Pidato Jokowi di APEC Jadi Video Parodi
Senin, 24 November 2014 08.12 WIB
Daftar Aplikasi Boros Baterai di Android
Jumat, 21 November 2014 15.34 WIB
Ini Alasan Lihat Ponsel Tidak Boleh Menunduk
Rabu, 19 November 2014 14.56 WIB
Ahok Dilantik Jokowi, #GubernurAhok Mendunia Lagi
Rabu, 19 November 2014 06.02 WIB
Nokia "Lahir Kembali" Lewat Tablet Android N1
Selasa, 25 November 2014 08.44 WIB
Sony Pictures Diretas dan Diperas
Senin, 24 November 2014 16.16 WIB
"Tongsis" Masuk 25 Penemuan Terbaik 2014
Rabu, 19 November 2014 09.02 WIB
Tablet Android Nokia N1 Dibanderol Rp 3 Juta
Senin, 24 November 2014 07.43 WIB
Pengguna Internet Indonesia Nomor Enam Dunia