Bangun Pabrik di Indonesia, Foxconn Butuh 1.000 Hektar - Kompas.com

Bangun Pabrik di Indonesia, Foxconn Butuh 1.000 Hektar

Kompas.com - 24/07/2012, 06:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Investasi produsen komponen elektronik asal Taiwan, Foxconn Technologi Group, ditanggapi serius oleh pemerintah. Foxconn terkenal sebagai pemanufaktur produk-produk Apple, seperti iPhone dan iPad.

Untuk mengakomodasi kebutuhan investor itu, pemerintah menawarkan lokasi pabrik di tiga pulau yang ada di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mengatakan, pihaknya menawarkan lokasi di Sumatera, Jawa, dan Bali. Perlu diketahui, Foxconn setidaknya membutuhkan lahan seluas 1.000 hektar (ha) untuk mendirikan pabrik.

Walaupun sulit mencari areal lahan seluas itu, pemerintah mengaku sudah memiliki lahan tersebut. Namun, dari pengadaan tanah sampai pembangunan pabrik, Budi memperkirakan akan membutuhkan waktu hingga tiga tahun.

"Beli tanah saja tidak bisa sebulan-dua bulan. Sekarang kami sedang memastikan mereka butuh berapa luas," terang Budi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menteri Perindustrian MS Hidayat menyebutkan, lahan seluas 1.000 hektar yang disiapkan untuk Foxconn tersebut sudah tersedia. Namun, ia enggan menyebutkan lokasinya. "Antara Jawa dan luar Jawa. Namun, dengan total lahan seluas itu dengan dukungan infrastruktur, maka kurang memungkinkan dibangun di luar Jawa," ujarnya.

Dia sendiri memprediksi, investasi yang dibutuhkan Foxconn untuk membuat Indonesian Silicon Valley bisa mencapai 8 miliar dollar AS sampai dengan 10 miliar dollar AS. Besaran investasi yang sama juga ditanamkan Foxconn di Brasil untuk proyek serupa.

Hidayat menegaskan, potensi investasi Foxconn di Indonesia sangat penting untuk terealisasi. Pasalnya, akan ada 1 juta lapangan kerja yang tersedia bila investasi itu ditanamkan di Indonesia. "Yang penting investasi tersebut membuka lapangan kerja yang besar di Indonesia," paparnya.

Tak ingin melepaskan peluang itu, pemerintah akan mengirimkan tim untuk bertemu dengan manajemen Foxconn di Taiwan. Minggu ini, Kemenperin dan BKPM akan menyambangi pabrik Foxconn guna pembicaraan lebih lanjut. "Saya termasuk menteri yang ditugaskan untuk melakukan follow up," katanya. (KONTAN/Tendi Mahadi)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorWicaksono Surya Hidayat
    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM