Gunung Sindoro Terbakar

Dibaca:
Komentar :
PERSDA NETWORK/ALMUDAZIR

Ilustrasi hutan terbakar

MAGELANG, KOMPAS.com- Kawasan puncak Gunung Sindoro kembali terbakar, Senin (20/8/2012). Api diketahui mulai berkobar Senin petang sekitar pukul 18.00 WIB, dan hingga Senin malam pukul 19.00, api belum padam.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara Iwan Setiawan mengatakan, api tersebar di tiga titik di petak 10 di Resor Pemangku Hutan (RPH) Kwadungan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung. Jenis vegetasi yang terbakar adalah alang-alang dan semak belukar.

Iwan mengatakan, sejauh ini pihaknya tidak bisa mendekati lokasi kebakaran karena situasi gelap di malam hari, dan angin yang bertiup kencang di puncak. "Kami tidak mungkin menyuruh petugas untuk mendekati lokasi kebakaran karena angin bisa tiba-tiba saja berbalik arah dan membuat petugas yang bersangkutan beresiko terkurung kobaran api," ujarnya.

Situasi yang gelap juga membuat setiap petugas kesulitan untuk mendaki, mencari jalan mendekati lokasi kebakaran. Dengan kondisi tersebut, empat petugas yang ada di pos di kawasan Gunung Sindoro hanya mengawasi dan berjaga-jaga memantau kobaran api.

 

TERBARU
Gadget
Rabu, 16 April 2014 17.48 WIB
Smartfren Rilis 4 Andromax di Bawah Rp 1,5 Juta
Gadget
Rabu, 16 April 2014 17.13 WIB
Galaxy S5 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap
Software
Rabu, 16 April 2014 16.09 WIB
Microsoft Rilis Office Murah untuk PC dan Tablet
Internet
Rabu, 16 April 2014 15.27 WIB
Foto Cabul Terkirim Lewat Twitter Resmi
Gadget
Rabu, 16 April 2014 14.46 WIB
29 April, Samsung Luncurkan Galaxy K?
TERPOPULER
Kamis, 10 April 2014 16.01 WIB
Pakai Facebook dan Yahoo, Cepat Ganti "Password"!
Senin, 14 April 2014 16.27 WIB
Android Lenovo 8-Core Cuma Rp 1,5 Juta?
Jumat, 11 April 2014 09.32 WIB
Google Glass Mulai Dijual Bebas, Harganya?
Senin, 14 April 2014 11.33 WIB
Begini Cara Samsung "Menyiksa" Galaxy S5
Kamis, 10 April 2014 11.21 WIB
Ini Dia Ponsel Android dengan Baterai 5.000 mAH
Jumat, 11 April 2014 07.30 WIB
Begini Keluhan Karyawan Apple soal Kantornya