Asus VivoBook, Notebook Layar Sentuh Windows 8

JAKARTA, KOMPAS.com - Asus tak ingin ketinggalan menyambut kedatangan sistem operasi Windows 8. Produsen komputer asal Taiwan ini memperkenalkan VivoBook, produk notebook yang bisa dinavigasi dengan sentuhan jari.

Dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (25/10/2012), Asus memperkenalkan dua seri VivoBook, yakni VivoBook S200 dan ViVoBook S400.

ViVoBook dilengkapi dengan teknologi pengeras suara SonicMaster dan perangkat lunak InstanOn yang membuat notebook ini bisa bangun kembali dalam dua detik dari modus tidur (sleep). Selain itu, Asus juga menyediakan media penyimpanan data di awan (cloud) WebStorage sebesar 32GB gratis selama 3 tahun.

ViVoBook hadir dengan tiga pilihan warna cerah: merah muda, kebiruan, dan silver.

ViVoBook S200

VivoBook S200 memiliki ukuran layar 11,6 inci, dengan aspek rasio 16:9 dan beresolusi 1366 x 768 pixel. Tebalnya 2,17cm dan bobot 1,4kg.

Prosesor VivoBook S200 tersedia dalam 2 pilihan, yakni Intel Dual Core dan Intel Core i3. Dapur pacu lainnya, notebook ini diperkuat dengan RAM 4GB DDR3, dan hard disk 500GB. Di dalamnya telah terpasang sistem operasi Windows 8.

VivoBook S400

VivoBook S400 dibekali resolusi dan aspek rasio layar yang sama dengan VivoBook S200, namun ia punya bentang layar yang lebih luas sebesar 14 inci. Tebal 2,1cm dan bobot 1,8kg.

VivoBook S400 juga tersedia dalam dua pilihan prosesor, yaitu Intel Core i3 dan Intel Core i7. Perangkat ini diperkuat dengan RAM 4GB DDR, media penyimpanan data hard disk 500GB dan SSD24GB, serta memakai Windows 8 atau Windows 8 Pro.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Internet
Internet
e-Business
Senin, 4 Mei 2015 11.06 WIB
Telkomsel Gelar Kompetisi Aplikasi Smart City
Gadget
TERPOPULER
Senin, 27 April 2015 15.36 WIB
Membandingkan Zenfone 2 dengan Xiaomi Mi 4i
Rabu, 29 April 2015 13.59 WIB
Ini Dia, Harga Samsung Galaxy S6 di Indonesia
Rabu, 29 April 2015 16.34 WIB
Galaxy S6 Ternyata Dibuat di Indonesia
Selasa, 28 April 2015 13.14 WIB
Hugo Barra Pereteli Xiaomi Mi 4i
Jumat, 1 Mei 2015 14.15 WIB
Begini Cara Google Manjakan Karyawannya
Kamis, 30 April 2015 15.35 WIB
Mengapa Google Plus Tidak Diminati?