Pangsa Pasar Laptop AMD di Indonesia Naik

oik yusuf/ kompas.com

Samsung Series 5 535U4X, salah satu laptop tipis ultrathin dengan prosesor AMD terbaru yang diluncurkan hari Selasa (30/10/2012)

oik yusuf/ kompas.comSamsung Series 5 535U4X, salah satu laptop tipis ultrathin dengan prosesor AMD terbaru yang diluncurkan hari Selasa (30/10/2012)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikit demi sedikit, notebook dengan prosesor AMD diklaim mulai berhasil menarik hati konsumen dengan menawarkan nilai lebih dengan harga yang sama dengan kompetitor.

Bulan September lalu, pabrikan prosesor ini mencatat perolehan pangsa terbesar di pasar notebook Indonesia selama beroperasi di tanah air.

"Mencapai 22,9 persen, naik dari 21 persen di kuartal kedua," ujar Sales Development Manager AMD Indonesia Victor Herlianto, mengutip hasil riset kuartal ketiga lembaga analisis pasar GFK di 12 kota di Indonesia.

Ditemui di sela-sela peluncuran botebook Ultrathin Samsung di Jakarta hari Selasa (30/10/2012) kemarin, Victor mengatakan bahwa angka perolehan pangsa pasar itu sudah melebihi target yang ditetapkan.

Dia melanjutkan, untuk kuartal keempat tahun ini, AMD tidak akan berfokus pada market share, melainkan peluncuran produk bersama partner.

Di Indonesia, AMD bermitra dengan tujuh vendor notebook global, yaitu Sony, Toshiba, Samsung, Acer, Asus, HP, dan Lenovo.

Upaya AMD merengkuh lebih banyak pangsa pasar, jelas Victor, didukung oleh edukasi tentang produk notebook AMD yang dilakukan oleh masing-masing vendor. Caranya, antara lain, adalah melalui roadshow dan distribusi.

"Hasilnya, menurut saya, masyarakat perlahan-lahan mulai menerima produk AMD. Notebook kami menawarkan nilai lebih untuk harga yang sama, itu diapresiasi oleh konsumen," ujarnya.

Andalkan Ultrathin


AMD memiliki produk notebook tipis bernama Ultrathin yang dijadikan salah satu andalan untuk menaikkan citranya di mata calon pembeli. Melalui produk ini, menurut Victor, masyarakat bisa menilai kelebihan-kelebihan yang ditawarkan produk AMD seperti value for money yang lebih tinggi.

"Penjualan Ultrathin memang belum setinggi model-model di bawahnya, tapi tetap ada kontribusi. Untuk volume penjualan tertinggi tetap dipegang oleh kategori notebook di bawah Rp 3 juta," ujar Victor tanpa merinci angka persisnya. "Yang penting, Ultrathin ini 'gaungnya' besar sehingga menarik perhatian."

Satu vendor yang  sudah menawarkan model notebook Ultrathin AMD adalah Samsung . Menurut Victor, produsen lainnya adalah Asus yang telah memiliki ultrathin U38.

Soal trend Windows 8 yang mengakibatkan produsen perangkat berlomba-lomba menelurkan produk notebook dengan layar sentuh, Victor mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih untuk wait-and-see. "Kita lihat dulu apakah memang terjadi shift ataukah ini hanya hype sementara," ujarnya.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Gadget
Selasa, 3 Maret 2015 18.06 WIB
OnePlus One 16 GB Dijual di Indonesia Besok
Gadget
Selasa, 3 Maret 2015 17.46 WIB
Oppo Kesal Produknya Ditiru
Gadget
Selasa, 3 Maret 2015 16.31 WIB
BlackBerry Kenalkan "Smartphone" BlackBerry Leap
Gadget
Selasa, 3 Maret 2015 16.12 WIB
Acer Janjikan Liquid M220 Bisa Pakai Windows 10
TERPOPULER
Rabu, 25 Februari 2015 09.52 WIB
Berani "Unlock" Modem Bolt? Siap-siap Dipidana
Jumat, 27 Februari 2015 12.33 WIB
Dukungan untuk Ahok, dari Twitter Sampai Facebook
Rabu, 25 Februari 2015 12.22 WIB
Sony Perkenalkan Ponsel Android 4G Murah
Selasa, 24 Februari 2015 21.17 WIB
AS Pertanyakan Aturan soal "Smartphone" Indonesia
Senin, 2 Maret 2015 01.01 WIB
Galaxy S6 dan S6 Edge Resmi Diluncurkan Samsung
Rabu, 25 Februari 2015 08.03 WIB
Ketika Layar Xiaomi Mi4 Dijepit Kepiting
Senin, 2 Maret 2015 20.03 WIB
Pengguna BBM Bisa Buat "PIN Cantik" Sendiri
Rabu, 25 Februari 2015 11.12 WIB
Ini Cara Pemerintah "Awasi" Transaksi Dagang Online