Transaksi FJB Kaskus Rp 575 Miliar Per Bulan

Dibaca:
Komentar :
Kaskus

Tampilan baru di halaman utama Kaskus

Kaskus Tampilan baru di halaman utama Kaskus

JAKARTA, KOMPAS.com - Situs komunitas online Kaskus turut menyediakan wadah bernama forum jual beli (FJB) di mana pengguna bisa melakukan transaksi jual dan beli secara online.

Nah, karena tidak semua orang merasa nyaman dengan transaksi online melalui metode transfer konvensional, CEO Kaskus Ken Dean Lawdinata mengatakan bahwa forum online terbesar di tanah air ini mulai menggarap e-commerce secara lebih serius lewat penyediaan Marketplace dengan sistem pembayaran online KasPay.

"Sejauh ini kami sudah bekerjasama dengan Bank BCA, Mandiri, dan Permata. Pengguna KasPay bisa menggunakan jasa ketiga bank tersebut untuk melakukan top-up gratis. Ke depannya kami ingin bekerjasama dengan semua bank," jelas Ken usai acara konferensi pers Jelajah TKP Kaskus, Sabtu (24/11/2012).

Menurut Ken, nilai transaksi online di FJB Kaskus bisa mencapai 60 juta dollar AS (sekitar Rp 575 miliar) per bulan. Dengan adanya marketplace, diharapkan keraguan pengunjung tentang jual beli online bisa hilang karena Kaskus melacak setiap transaksi.

Soal promosi, Ken mengatakan bahwa pihaknya mengandalkan word of mouth alias promosi lewat mulut ke mulut dari pengunjung Kaskus yang jumlahnya dikatakan mencapai 22 juta pengunjung per bulan, dengan registered member sekitar 5 juta anggota.
 
"Selama 3-5 tahun ke depan, kami juga akan melakukan edukasi konsumen. Yang kami utamakan servis dan produk," ujar Ken, seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak dan belum berencana menarik bayaran dari servis e-commerce milik Kaskus. "Pendapatan Kaskus ya dari iklan."

Dia menambahkan, Kaskus mengalami pertumbuhan jumlah pengguna sekitar 100 persen tiap tahun. "Jadi, pertumbuhan year-on-year mencapai dua kali lipat. Tahun depan diharapkan bisa 40 jutaan.

Beban dari pertumbuhan pengguna itu, lanjutnya lagi, masih bisa ditangani dengan baik oleh server Kaskus. "Angka 20 juta itu masih 60 persen dari kapasitas kami, tapi tentu tiap tahun juga ada penambahan server," tutup Ken.

 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Internet
Rabu, 26 November 2014 09.13 WIB
Peretas Sony Dibantu Orang Dalam?
Gadget
Rabu, 26 November 2014 08.28 WIB
BBM Naik, Kok Evercoss Malah Senang?
e-Business
Rabu, 26 November 2014 07.35 WIB
Startup Asia Kembali Digelar di Jakarta
Gadget
Selasa, 25 November 2014 18.51 WIB
Evercoss Siapkan Ponsel 4G Rp 1 Jutaan
Gadget
Selasa, 25 November 2014 17.44 WIB
Google Tunjuk Evercoss Garap Android One
TERPOPULER
Rabu, 19 November 2014 10.58 WIB
Pidato Jokowi di APEC Jadi Video Parodi
Jumat, 21 November 2014 15.34 WIB
Ini Alasan Lihat Ponsel Tidak Boleh Menunduk
Rabu, 19 November 2014 14.56 WIB
Ahok Dilantik Jokowi, #GubernurAhok Mendunia Lagi
Selasa, 25 November 2014 08.44 WIB
Sony Pictures Diretas dan Diperas
Senin, 24 November 2014 16.16 WIB
"Tongsis" Masuk 25 Penemuan Terbaik 2014
Senin, 24 November 2014 07.43 WIB
Pengguna Internet Indonesia Nomor Enam Dunia
Senin, 24 November 2014 10.35 WIB
Ditemukan, Virus Komputer yang Beredar sejak 2008
Jumat, 21 November 2014 10.50 WIB
Ingin 4G? Siap-siap Ganti Kartu
Selasa, 25 November 2014 07.35 WIB
Bocoran Spesifikasi Tablet Xiaomi Rp 1 Jutaan