Ponsel Pintar Murah Pikat Pembeli

Dibaca:
Komentar :

Nokia Asha 303

Nokia Asha 303

Asha, ponsel pintar murah dari Nokia, mencetak angka penjualan yang lebih besar dibanding 'kakak'nya, Lumia dengan rasio dua banding satu.

Catatan penjualan kwartal perusahaan itu diterbitkan hari Kamis (10/1/2013) dan menunjukkan bahwa Asha dan Lumia terjual 14 juta unit selama tiga bulan terakhir 2012. Dari total itu, Lumia hanya laku 4,4 juta unit.

Ada pula rumor bahwa Apple kemungkinan akan menawarkan model iPhone dengan harga lebih murah.

Laporan bahwa eksekutif senior Apple menolak strategi ini telah dicabut.

"Kami memprediksi bahwa pada 2016, 31% dari pasar ponsel keseluruhan di dunia akan dikuasai oleh ponsel pintar sederhana," kata Ian Fogg, analis utama di IHS.

"Ponsel pintar tahap pemula sangat berbeda dengan ponsel pintar canggih," kata dia.

"Alat yang lebih kecil dan lebih murah memiliki prosesor dari dua atau tiga tahun lalu, mereka memiliki layar kecil dengan resolusi rendah dan kamera yang lebih lemah. Ponsel itu bisa digunakan untuk email dan web tetapi bermain game dan berselancar di internet lebih baik dilakukan dengan ponsel pintar yang canggih."

Namun perbedaan biaya bagi konsumen sangat penting, di Inggris ponsel pintar dasar dijual paling murah £29,99 (Rp 450.000), kata dia, sedangkan iPhone5 saat ini dihargai £529 di website Apple Inggris.

Ponsel premium

"Apple masih bisa bermain di pasar premium," kata Fogg.

"Bisakah mereka terus mencetak untung dan sukses di pasar kecil ponsel atau apakah mereka membutuhkan pemain yang lebih besar untuk mendapatkan skala ekonomi yang tepat?"

Menurut analis di Comscore, di akhir 2012, hanya 28% dari pemilik ponsel pintar di Inggris yang memiliki iPhone.

"Apple membuat produk berkualitas tinggi, tapi mereka tidak membuat produk murah," Fogg menambahkan.

"Hal itu tidak lantas membuat Apple enggan membuat iPhone murah dengan komponen kualitas yang sama. Lihat saja rangkaian iPod, mereka memulai dengan produk harga premium kemudian mereka menambahkan mini, nano, shuffle, mereka membuat berbagai macam produk dengan angka harga berbeda-beda."

Fogg mengatakan bahwa saat ini ada variasi-variasi iPhone 4, 4S dan 5 yang tersedia di angka harga berbeda-beda.

"Strategi mereka adalah menggunakan kembali generasi yang sebelumnya daripada membuat model baru," kata dia.

"Apple, saya yakin, sedang mengevaluasi strategi ini, lebih baik menggunakan desain terpercaya dan teruji yang mereka tahu bagaimana membuatnya dan yang dimengerti oleh konsumen, atau apakah lebih baik menggunakan desain model baru yang lebih cocok dengan harga yang diinginkan?"

Pada Consumer Electronics Show di Las Vegas bulan ini, produsen ponsel China ZTE mengumumkan akan melundurkan ponsel pintar murah pada piranti lunak Mozilla Firefox di Eropa tahun ini.

"Saya rasa Apple harus lebih agresif dengan varian ponsel pintar mereka," kata Fogg.

"Saya rasa strategi mereka menggunakan model-model dari tahun sebelumnya cukup cerdas, namun ada pula peluang untuk merancang produk baru yang lebih cocok dengan harga murah." (BBC)

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Kamis, 17 April 2014 20.43 WIB
2048, Game "Nyandu" yang Ternyata Meniru
Gadget
Kamis, 17 April 2014 16.37 WIB
Mudahnya Membobol Pemindai Sidik Jari Galaxy S5
Software
Kamis, 17 April 2014 15.35 WIB
iPhone Mau Jago Tebak Lagu seperti Shazam
e-Business
Kamis, 17 April 2014 14.24 WIB
Twitter Beli Perusahaan Penyedia Data Sosial
Gadget
Kamis, 17 April 2014 14.12 WIB
Speedup Incar Pasar Global, Ajak Konten Lokal
TERPOPULER
Senin, 14 April 2014 16.27 WIB
Android Lenovo 8-Core Cuma Rp 1,5 Juta?
Rabu, 16 April 2014 17.13 WIB
Galaxy S5 Dibongkar, Profit Samsung Terungkap
Jumat, 11 April 2014 09.32 WIB
Google Glass Mulai Dijual Bebas, Harganya?
Senin, 14 April 2014 11.33 WIB
Begini Cara Samsung "Menyiksa" Galaxy S5
Jumat, 11 April 2014 07.30 WIB
Begini Keluhan Karyawan Apple soal Kantornya
Rabu, 16 April 2014 11.27 WIB
Apple Kembali Buka Lowongan di Jakarta