Besok, Karyawan Indosat Demo di HI

Dibaca:
Komentar :
Aditya Panji/KompasTekno

Kantor Indosat berhias kain batik pada Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2012.

Aditya Panji/KompasTekno Kantor Indosat berhias kain batik pada Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2012.



JAKARTA, KOMPAS.com - Pesan broadcast yang disebar lewat BlackBerry Messenger (BBM) terkait rencana demonstrasi karyawan Indosat pada esok hari di Bundaran HI Jakarta, ternyata benar adanya.

Karyawan Indosat akan meminta Kejaksaan Agung menghentikan kriminalisasi dugaan korupsi penyalahgunaan frekuensi 2.100MHz dalam perjanjian bisnis PT Indosat Tbk dan anak perusahaannya, PT Indosat Mega Media (IM2),

Pesan broadcast BBM itu berbunyi: "Rabu 13/02/2013, hindari sepanjang jalan Medan Merdeka - MH Thamrin - Bundaran HI dan arah sebaliknya. Akan ada ribuan massa anggota Serikat Pekerja Indosat melakukan longmarch menuntut di hentikannya Kriminalisasi Industri Telekomunikasi oleh Kejaksaan Agung khususnya Jampidsus."

Pihak Indosat menyatakan maaf kepada masyarakat khususnya pengguna jalan atas terganggunya kenyamanan selama pelaksanaan aksi demonstrasi.

Director & Chief Commercial Officer Indosat Erik Meijer, mengatakan, aksi akan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.30 WIB. "Longmarch akan dilepas oleh Direktur Utama, Alexander Rusli, dari kantor pusat Indosat. Jadi Dirut juga ikut dalam aksi," kata Erik saat dihubungi KompasTekno.

Ia mengatakan, jika dilihat dari semangat karyawan dalam menuntut dihentikannya kasus ini, massa yang turun ke jalan kemungkinan bisa mencapai seribu orang.

Sikap Kejaksaan Agung yang kukuh memidanakan perjanjian bisnis Indosat dan IM2, lanjut Erik, dapat merugikan industri telekomunikasi di Indonesia. Padahal, model bisnis antara Indosat dan IM2 biasa digunakan oleh perusahaan penyedia jasa internet dan perusahaan penyelenggara jaringan telekomunikasi.

Praktisi telekomunikasi Onno W Purbo mengibaratkan perjanjian bisnis antara perusahaan penyelenggara jaringan telekomunikasi dan perusahaan penyedia jasa internet ini seperti pipa dan air.

Penyelenggara jaringan telekomunikasi seperti Telkomsel, Indosat, XL, atau Axis, adalah mereka yang memiliki infrastruktur telekomunikasi yang diibaratkan sebagai pipa saluran. Sementara penyelenggara jasa internet seperti IM2 atau CBN, adalah mereka yang mempunyai air yang mengalir dalam pipa.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyatakan, bentuk kerjasama Indosat dan IM2 telah sesuai dengan perundang-undangan.

Jika kerjasama Indosat dan IM2 dinyatakan bersalah oleh pengadilan, maka besar kemungkinan 200 perusahaan penyedia jasa internet di Indonesia juga akan dibawa ke meja hijau. Dikhawatirkan akan ada ketidakpastian hukum dalam industri telekomunikasi.

 

TERBARU
Internet
Kamis, 24 April 2014 17.29 WIB
Google Street View Bisa "Menjelajah" Masa Lalu
Internet
Internet
Kamis, 24 April 2014 15.12 WIB
Path Sudah Bisa Punya 500 Teman?
Gadget
Kamis, 24 April 2014 14.40 WIB
Ini Alasan Galaxy S5 Tetap Setia Pakai Plastik
Internet
Kamis, 24 April 2014 14.05 WIB
Internet Dunia Makin Kencang, Indonesia?
TERPOPULER
Senin, 21 April 2014 12.46 WIB
Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar
Jumat, 18 April 2014 19.06 WIB
Tips Membersihkan File Sampah di Android
Minggu, 20 April 2014 20.08 WIB
Inilah "Software" Anti-sadap yang Dipakai Snowden
Senin, 21 April 2014 14.39 WIB
Internet Indonesia Ketiga Terpelan di ASEAN
Selasa, 22 April 2014 16.26 WIB
Telkomsel Bakal Jual Google Glass, Harganya?
Sabtu, 19 April 2014 19.23 WIB
7 Mitos soal Celah Internet "Heartbleed"
Selasa, 22 April 2014 15.36 WIB
Perang Paten, 10 Rahasia Apple-Samsung Terungkap
Senin, 21 April 2014 17.18 WIB
Beginikah Tampilan iOS 8 di iPhone 6?