Salin Artikel

Minimarket Tanpa Kasir Amazon Go Resmi Beroperasi

Minimarket serba canggih tersebut buka perdana di ground floor kantor pusat raksasa teknologi Amazon yang baru, Seventh Avenue di Seattle, Amerika Serikat.

Pembukaan ini sebenarnya terlambat satu tahun dari rencana awal. Kendati demikian, Amazon Go tetap setia pada tujuan dan konsep awalnya, yakni minimarket yang memberikan pengalaman belanja lebih praktis.

Ketika pertama kali masuk, Amazon Go terkesan seperti minimarket yang menyasar kelas high-end. Desain interiornya didominasi unsur kayu dengan lampu pencahayaan berwarna kekuningan.

Pembeli mula-mula disuguhkan dengan pilihan salad, sandwich, dan makanan-makanan siap santap untuk sarapan, makan siang, serta makan malam. Berjalan lebih jauh, barulah pembeli bisa menemukan ragam bir dan wine, serta produk-produk daging olahan.

Setelah mengambil barang-barang yang diperlukan, pembeli tak perlu mengantre untuk membayar di kasir. Pembeli bisa langsung melengos pergi. Bayangkan berapa banyak waktu dan energi yang bisa dihemat dengan mekanisme ini.

Lalu, bagaimana Amazon menarik duit dari pembelian? Sebelum masuk ke Amazon Go, pembeli pertama-tama harus memindai smartphone yang didalamnya sudah tersemat aplikasi Amazon Go.

Proses pemindaian itu memakan waktu hanya beberapa detik, sehingga sukar menyebabkan antrean panjang. Setidaknya begitu yang diklaim pihak Amazon Go.

Selanjutnya, aplikasi itu secara otomatis merekam semua barang yang diambil pembeli. Hal ini dimungkinkan berkat teknologi mutakhir yang menyatukan kamera di sudut-sudut ruangan, sensor pada rak-rak barang, serta data hasil pemindaian aplikasi.

Pembayaran akhir dilakukan secara digital dan otomatis dengan pemotongan saldo yang tersemat di dalam aplikasi Amazon Go di ponsel pembeli.

Berawal dari obrolan santai

Ide Amazon Go berawal dari obrolan antar-pekerja Amazon sekitar lima tahun lalu. Mereka bertanya-tanya, "Apa yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kenyamanan belanja?" begitu dicontohkan Chief Technology Officer Amazon Go, Dilip Kumar.

"Kami selalu balik lagi ke pemikiran bahwa orang-orang tak suka menunggu antrean," Kumar menambahkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (23/1/2018), dari Recode.

Amazon pertama kali mengumumkan konsep Amazon Go pada akhir 2016 lalu. Kala itu sang raksasa e-commerce itu menyebut bakal membuka Amazon Go pada awal 2017. Rencana itu nyatanya molor hingga awal 2018 ini.

"Kami tak ingin buru-buru, karena ingin lebih banyak belajar dari program Amazon Beta," Dilip Kumar berdalih.

Ketika ditanya apakah konsep serupa bakal ditawarkan ke brand minimarket lain, Dilip Kumar mengatakan belum ada rencana ke sana. Pun demikian, apakah Amazon Go akan buka cabang di tempat lain.

"Terlalu dini untuk berspekulasi ke sana," ia berujar.

https://tekno.kompas.com/read/2018/01/23/06243797/minimarket-tanpa-kasir-amazon-go-resmi-beroperasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosialisasi Mulai Hari Ini, Begini Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000 via Aplikasi PeduliLindungi

Sosialisasi Mulai Hari Ini, Begini Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000 via Aplikasi PeduliLindungi

e-Business
Foto Halaman Depan Koran 'Kompas' Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Foto Halaman Depan Koran "Kompas" Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Internet
Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

e-Business
Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Internet
Selain Google, Twitter, dkk, Ini 6 Kategori Platform Digital yang Wajib Daftar ke Kominfo

Selain Google, Twitter, dkk, Ini 6 Kategori Platform Digital yang Wajib Daftar ke Kominfo

Internet
Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 2 Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA

Link Pengumuman PPDB Jatim 2022 Tahap 2 Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA

e-Business
Pengamat: Bukan Makin Mahal, Harga GoFood-GrabFood Makin 'Normal'

Pengamat: Bukan Makin Mahal, Harga GoFood-GrabFood Makin "Normal"

e-Business
Harga iPhone di Jepang Saat Ini Termurah Sedunia

Harga iPhone di Jepang Saat Ini Termurah Sedunia

Gadget
Pemain Curang di Game Call of Duty Bakal Kehilangan Semua Senjata

Pemain Curang di Game Call of Duty Bakal Kehilangan Semua Senjata

Software
Ini Sebab Harga Makanan di 'Ojol Food' Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

Ini Sebab Harga Makanan di "Ojol Food" Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

e-Business
Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Khaby Lame Pengguna TikTok dengan Follower Terbanyak di Dunia

Software
Cara Beli Tiket KRL via Gojek, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu

Cara Beli Tiket KRL via Gojek, Tak Perlu Lagi Pakai Kartu

Software
Line OpenChat Akan Ditutup di Indonesia Mulai 20 Juli

Line OpenChat Akan Ditutup di Indonesia Mulai 20 Juli

Software
Saat  Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

Saat Pengguna GoFood dan GrabFood Keluhkan Tingginya Selisih Harga di Aplikasi dengan Resto...

e-Business
Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan KPR

Cara Cek BI Checking via SLIK OJK secara Online buat Mengajukan KPR

e-Business
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.