Salin Artikel

Membuktikan Janji Xiaomi 11T Langsung Nyambung 5G di Indonesia

KOMPAS.com - Pada November 2021 lalu, Xiaomi meluncurkan duo ponsel flagship terbarunya, Xiaomi 11T dan Xiaomi 11T Pro.

Di sela peluncuran, mereka mengeklaim bahwa kedua ponsel tersebut sudah mendukung jaringan 5G yang beroperasi di Indonesia, tanpa harus melakukan proses update software.

Berdasarkan penelusuran KompasTekno di situs Mi.co.id, baik Xiaomi 11T dan 11T Pro sama-sama mendukung jaringan 5G standalone (SA) dan non-standalone (NSA).

Pita frekuensi (band) 5G yang didukung kedua ponsel tersebut adalah n1/n3/n5/n7/n8/n20/n28/n38/n40/n41/n66/n77/n78.

Adapun layanan 5G di Indonesia yang sudah komersil saat ini adalah milik Telkomsel yang beroperasi di pita n40 (2.300 MHz) dan Indosat Ooredoo dengan pita n3 (1.800 MHz).

Dengan demikian, maka Xiaomi 11 T dan 11T Pro secara teori sudah bisa terhubung dengan jaringan 5G yang ada di Indonesia.

Untuk membuktikannya, KompasTekno menguji Xiaomi 11T apakah bisa terhubung dengan 5G atau tidak, dengan membawanya ke wilayah yang tercover jaringan 5G Telkomsel di Jakarta.

Adapun operator seluler (SIM card) yang kami gunakan adalah dari operator Telkomsel, yang sudah terdaftar untuk menerima sinyal 5G. Kemudian wilayah yang kami kunjungi adalah di area Pondok Indah. Bagaimana hasilnya?

Ketika diuji coba dan masuk ke wilayah 5G yang kami tentukan, Xiaomi 11T yang kami genggam ternyata langsung mendapatkan sinyal 5G full bar dari Telkomsel, tanpa harus mengoprek halaman pengaturan.

Perlu dicatat, Xiaomi 11T yang digunakan di sini masih benar-benar keluaran pabrik, dan belum diupdate software-nya.

Sebelum masuk ke wilayah dengan jaringan 5G, sinyal yang didapatkan adalah tertera 4G+.

Di pengujian selanjutnya, kami menguji coba kecepatan 5G di wilayah tersebut menggunakan aplikasi Speedtest dari Ookla. 

Hasilnya, kami mendapatkan kecepatan unduh (download) sekitar 100 Mbps dengan kecepatan unggah (upload) sekitar 50 Mbps. Hasil tes ini bisa disimak di gambar berikut. 

Perlu dicatat, hasil kecepatan 5G ini mungkin bisa dipengaruhi berbagai hal, seperti pengembangannya yang masih dalam tahap awal, jarak dari lokasi pengujian dengna base transceiver station (BTS) 5G, jumlah pengguna 5G di wilayah tersebut, dan lain sebagainya.

Meski terkesan masih rendah, kecepatan 5G yang kami dapatkan ini sejatinya lebih tinggi dibandingkat kecepatan 4G di tempat dan perangkat yang sama.

Berdasarkan pengujian kami dengan aplikasi yang sama pula, kami hanya mendapatkan kecepatan 4G sekitar 40 Mbps untuk download dan 10 Mbps untuk upload.

Selain menggunakan aplikasi Speedtest, kami juga menjajal memainkan game Mobile Legends di Xiaomi 11T mengandalkan jaringan 5G. 

Hasilnya, kami mendapatkan ping atau latency berkisar di angka 20-30 ms, lebih gesit dibanding jaringan 4G dengan latency sekitar 50-70 ms, sebagaimana tampak pada gambar di sebelah kiri (5G) dan kanan (4G) berikut. 

Dengan berbagai pengujian di atas, kami bisa simpulkan bahwa Xiaomi 11T memang benar bisa langsung disambungkan dengan jaringan 5G yang ada di Indonesia, asalkan pengguna masuk ke jangkauannya. 

Saat ini, jangkauan 5G sendiri masih terbatas dan seperti yang disebutkan di atas, baru dua operator seluler saja yang meluncurkan layanan 5G mereka di Tanah Air, yaitu Telkomsel dan Indosat Ooredoo. 

5G andalkan chipset Dimensity 1200-Ultra

Terlepas dari pengujian tadi, Xiaomi 11T sendiri mengandalkan chipset Dimensity 1200-Ultra agar bisa menerima jaringan 5G yang beroperasi di seluruh dunia.

Apabila dibandingkan chipset Snapdragon 888 yang ada di Xiaomi 11T Pro, System-on-Chip (SoC) ini diklaim Xiaomi memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, ponsel ini mendukung jaringan 5G pada kedua slot kartu SIM yang disediakan.

Di sisi lain, dukungan layanan 5G di Xiaomi 11T Pro hanya bisa dinikmati melalui slot kartu SIM pertama saja, sementara slot SIM keduanya hanya mentok di dukungan 4G LTE, sehingga versi "reguler" dari Xiaomi 11T Series lebih unggul untuk aspek konektivitas.

Menyoal konektivitas, Xiaomi sendiri mengeklaim chipset Dimensity 1200-Ultra memiliki performa kecepatan download di jaringan 5G mencapai 40 persen lebih mumpuni dibanding chipset flagship lainnya.

Selain itu, SoC tersebut juga mendukung fitur 5G Anywhere yang memungkinkan pengguna menikmati jaringan 5G di lift (Elevator mode) atau di jalur kereta cepat (High Speed Railway/HSR mode) sekalipun.

Ada pula fitur 5G All Day yang diklaim bisa menghemat daya ponsel ketika pengguna memakai layanan 5G.

https://tekno.kompas.com/read/2022/02/07/11020087/membuktikan-janji-xiaomi-11t-langsung-nyambung-5g-di-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.